Kamis, 09 April 2026

Karyawan Gasak Emas dan Uang Gegara Kecanduan Judi Online

SUKADANA (9/4/2026) – Seorang karyawan dibekuk polisi karena membobol rumah bosnya dan menggasak emas serta uang tunai jutaan rupiah di Sukadana, Lampung Timur. Pemuda ini nekat melakukan kejahatan gegara kecanduan judi online.

Tersangka berinisial R, 24 tahun, warga Sukadana, ditangkap Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Timur berdasarkan laporan majikannya. Pelapor merupakan pengusaha sewa tenda pernikahan.

Karyawan itu beraksi saat rumah bosnya kosong. Pelaku membawa kabur perhiasan emas 20 gram dan uang tunai Rp2,6 juta. Hasil curian itu digunakan berjudi online.

Pelaku dibekuk polisi saat nongkrong bersama rekan-rekannya. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti emas yang belum sempat dijual.

Kanit Reskrim Polres Lampung Timur Ipda Hizkia Krisolit Sitanggang, Rabu 8 April 2026, mengungkap uang curian sudah habis dipakai berjudi. Sementara emas rencananya akan dijual untuk menambah modal taruhan.

Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lampung Timur. R dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

ADI SUSANTO

Gembong Komplotan Maling Motor Ditembak Polisi Pringsewu

PRINGSEWU (9/4/2026) – Gembong komplotan maling motor ditembak Tekab 308 Satreskrim Polres Pringsewu karena melawan polisi dengan senjata api saat digerebek di Pekon Podorejo, Pringsewu. Lima tersangka diamankan termasuk dua wanita dan oknum anggota Satpol PP.

Gembong maling motor berinisial SR, warga Lampung Selatan, diduga sebagai otak sekaligus eksekutor utama. Pria ini juga tercatat sebagai residivis kambuhan yang kerap keluar-masuk penjara dan kembali beraksi di sejumlah wilayah Lampung.

Polisi juga menangkap RH, warga Pringsewu, merupakan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Pringsewu dan juga terseret perkara narkotika. Tersangka lainnya berinisial JT, 33 tahun, diduga sebagai sopir mobil pengangkut motor curian.

Dua wanita berinisial DS, 26 tahun, diduga berperan sebagai joki sekaligus pendamping pelaku menggasak motor dan ID, 25 tahun, sebagai pemesan mobil pengangkut motor curian dan membantu pelarian rekannya. Polisi masih memburu seorang anggota komplotan berinisial AD alias Doglang diduga berperan sebagai eksekutor utama.

Komplotan maling sudah beraksi di empat tempat kejadian perkara (TKP) wilaytah Pringsewu. Salah satunya motor Honda Beat milik Salsabila Agustin di Jalan Satria, Pringsewu Barat, 22 Desember 2025.

SR digerebek polisi di rumah kos di Pekon Podorejo. Gembong maling ini melakukan perlawanan dengan senjata api rakitan dalam upaya melarikan diri. Karena itu polisi melumpuhkanpelaku  dengan tembakan kaki kanan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit mobil minibus, tiga motor urian, sepucuk senjata api rakitan beserta lima peluru serta plastik klip berisi sabu. Ada lagi kunci T dan mata kuncinya.

ADI SUSANTO

Polda Lampung Bongkar Tiga Gudang BBM Ilegal di Pesawaran

TELUKPANDAN (9/4/2026) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung membongkar gudang penimbunan dan pengolahan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, Rabu 8 April 2026. Polisi mengamankan total 32 orang beserta barang bukti bbm.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf merilis pengungkapan gudang BBM ilegal dalam konferensi pers di lokasi, Kamis 9 April 2026. Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan selama seminggu.

Penggerebekan tiga gudang BBM ilegal menurunkan jajaran Dotreskrimsus, Ditreskrimum, Bid Propam, dan Brimob. Polisi polisi menemukan tiga gudang BBM ilegal dengan fungsi penimbunan, pengolahan hingga distribusi BBM jenis solar.

Temnpat kejadian perkara (TKP) pertama merupakan gudang milik seorang berinisial H. Petugas mendapati aktivitas pengolahan minyak mentah jenis cong asal Sekayu, Sumatera Selatan. Minyak tersebut diolah menggunakan metode bleaching hingga menjadi solar.

Dari lokasi ini ditemukan 26.000 liter solar hasil olahan, dua tangki berkapasitas masing-masing 11.000 lite, serta satu tangki berkapasitas 40.000 liter BBM.

Polda Lampung juga mengamankan delapan truk Colt Diesel modifikasi sebagai penampungan minyak mentah, 47 tandon kosong, peralatan pompa, selang serta limbah hasil pengolahan. Barang bukti lainnya tiga unit kapal pengangkut BBM ilegal.

Sementara di TKP gudang kedua milik pria berinisial Y, polisi menemukan apenampungan solar diduga hasil pengecoran di SPBU. Petugas mendapatkan barang bukti 168.000 liter solar dalam 237 tandon berkapasitas 1.000 liter beserta alat ukur, dokumen penjualan, dan perlengkapan distribusi. Gudang beroperasi sejak tahun 2024 sebagai penampungan sebelum BBM diedarkan.

Sedangkan pemilik gudang ketiga dalam penyelidikan. Polisi menemukan 9.000 liter solar ilegal, sejumlah tandon, pompa, bahan kimia serta tangki sedang dalam proses pemuatan.

Kapolda Lampung mengungkap keseluruhan BBM ilegal dari tiga lokasi mencapai 203.000 liter. Polisi masih memeriksa 32 orang guna pendalaman  peran masing-masing dalam jaringan BBM ilegal tersebut. Aktivitas BBM ilegal ini merugikan negara sekitar Rp160 miliar.

ARI IRAWAN

Lampung Utara Pacu Penguatan SDM, Infrastruktur, dan Hilirisasi

KOTABUMI (9/4/2026) – Lampung Utara menegaskan perannya sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi Lampung dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia, percepatan pembangunan infrastruktur serta hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Penekanan arah pembangunan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Gedung Pusiban Kotabumi, Kamis 26 Maret 2026.

Lampung Utara dinilai berpotensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Komoditas seperti ubi kayu, jagung, padi, kedelai, kopi, karet hingga pisang dipandang mampu menjadi penggerak utama ekonomi jika dikelola optimal dan terintegrasi dari hulu ke hilir.

Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama pembangunan. Upaya ini diarahkan pada peningkatan akses pendidikan, pemerataan layanan kesehatan serta penyesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Pemerintah daerah mendorong anakjangan sampai putus sekolah serta meningkatkan kualitas tenaga kerja produktif.

Dari sisi indikator pembangunan manusia, capaian Lampung Utara menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia tercatat 72,28 dengan pertumbuhan 1,2 persen, mendekati kategori tinggi di tingkat provinsi. Pencapaian ini menjadi modal penting peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain penguatan SDM, transformasi ekonomi melalui hilirisasi menjadi fokus berikutnya. Hasil pertanian tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Langkah ini mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat daya saing produk daerah.

Percepatan pembangunan infrastruktur turut menjadi prioritas utama. Infrastruktur yang memadai mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik serta membuka akses pasar lebih luas. Tingkat kemantapan jalan provinsi di Lampung Utara telah mencapai 93,58 persen, sementara jalan kabupaten masih 46,67 persen.

Pemerintah provinsi tahun ini mengalokasikan anggaran penanganan jalan desa, perbaikan ruas jalan provinsi serta jembatan baru. Upaya ini memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Penguatan ekonomi desa juga menjadi perhatian melalui program Desaku Maju. Program ini menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan produktif dengan dukungan sarana produksi pertanian dan pelatihan vokasi.

Contohnya Desa Wonomarto mampu meningkatkan hasil pertanian hingga 30 persen, khususnya komoditas padi, jagung, dan singkong. Pemanfaatan teknologi serta dukungan mesin pengering turut memberikan nilai tambah pada hasil panen.

Program Desaku Maju juga terintegrasi dengan program nasional makan bergizi gratis. Badan Usaha Milik Desa didorong menjadi pemasok bahan baku pangan secara langsung sehingga perputaran ekonomi tingkat desa dan memberikan manfaat bagi petani serta pelaku UMKM.

Dari sisi kesejahteraan, tren penurunan angka kemiskinan menjadi indikator positif. Angka kemiskinan turun menjadi 9,66 persen pada September 2025. Angka kemiskinan Lampung Utara tercatat 15,78 persen atau turun 1,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

ADI SUSANTO

Rabu, 08 April 2026

Puskesmas Katibung Fogging Wilayah Dusun Kubu Jambu

KATIBUNG (8/4/2026) – Puskesmas Rawat Inap Katibung melaksanakan pengasapan atau fogging di Dusun Kubu Jambu, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu 8 April 2026.

Langkah responsif ini menyusul penemuan satu kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah tersebut. Sebelum pengasapan, puskesmas melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan kondisi lapangan serta mencegah penyebaran DBD.

Surveilan Puskesmas Rawat Inap Katibung Azizan Ghazali menjelaskan fogging merupakan upaya menekan populasi nyamuk aedes aegypti yang menjadi perantara penularan DBD, terutama di berisiko tinggi.

Ia menegaskan pengasapan hanyalah metode pembasmian nyamuk dewasa dan tidak cukup efektif untuk memusnahkan telur maupun larva nyamuk yang terus berkembang biak pada musim hujan. Karena itu masyarakat diimbau aktif memutus mata rantai penyebaran virus melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Pencegahan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui aksi 3M yaitu menguras bak mandi, menimbun barang bekas yang berpotensi menampung air serta menutup rapat tempat penampungan air.

Petugas kesehatan dan masyarakat bekerja sama menjaga lingkungan dan terhindar dari ancaman penyakit ini. Warga terjangkit DBD telah mendapatkan penanganan medis di salah satu klinik Merbau Mataram.

Kepala Dusun Kubu Jambu Gunawan mengapresiasi puskesmas dalam menanggulangi temuan DBD. Koordinasi intensif dusun dan kepala desa Babatan memastikan penanganan berjalan maksimal demi keselamatan warga. Semua pihak berharap kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan guna menghentikan penyebaran penyakit DBD.

GELLY ANTHONIYOS


Banjir Dua Sungai Rendam Ratusan Rumah di Kotabumi

KOTABUMI (8/4/2026) – Banjir Sungai Way Umban dan Way Abung merendam ratusan rumah di tiga kecamatan wilayah Lampung Utara sejak Senin dinihari 6 April 2026. Ketinggian air setengah meter melumpuhkan aktivitas masyarakat dan memaksa sebagian warga mengungsi.

Banjir dipicu hujan deras sejak Senin sore hingga malam hari. Tiga kecamatan terdampak yakni Kotabumi, Kotabumi Selatan, dan Abung Selatan.

Genangan banjir di Kecamatan Kotabumi merendam 33 rumah di Kelurahan Sribasuki dan 64 rumah di Kelurahan Cempedak. Sementara di Kotabumi Selatan, banjir menggenangi empat rumah di Kelurahan Tanjung Harapan dan tiga rumah di Kelurahan Kota Alam.

Sedangkan di Kecamatan Abung Selatan, tujuh rumah di Propau Desa Bandar Kagungan Raya dan empat rumah di Desa Kalibening turut terdampak. Total sekitar 112 rumah terendam banjir hingga Selasa pagi.

Banjir juga merusak sejumlah kendaraan. Air datang tiba-tiba pada tengah malam membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga.

Salah satu warga terdampak banjir, Ansori, mengaku sepeda motor dan mobilnya rusak setelah terendam air setengah meter pada tengah malam.  Korban banjir berharap normalisasi sungai untuk mencegah kejadian serupa.

Sekretaris BPBD Lampung Utara Dicky Fahlevi Suudi, Rabu 8 April 2026, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas telah mengevakuasi warga lanjut usia ke rumah warga lain. BPBD mencatat 70 rumah terdampak.

ADI SUSANTO



Selasa, 07 April 2026

DPRD Pesisir Barat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ

KRUI (7/4/2026) – DPRD Pesisir Barat menggelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di ruang rapat paripurna Gedung DPRD, Selasa 7 April 2026. Sebanyak 17 anggota dewan hadir dalam rapat paripurna tersebut.

Penyampaian LKPJ merupakan amanat perundang-undangan sekaligus bentuk keseimbangan antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sambutan bupati menjelaskan penyampaian LKPJ merupakan amanat Pasal 69 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. LKPJ disusun mengacu pada sistematika Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020.

Tema pembangunan daerah anggaran Tahun 2025 mengusung pemantapan ekonomi masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia serta kualitas infrastruktur. Tema tersebut dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan, yaitu peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penguatan ekonomi masyarakat, reformasi birokrasi dan pelayanan publik berkualitas serta harmonisasi kehidupan sosial budaya.

Riza Pahlevi, ketua Fraksi PKB, menyampaikan  koreksi dan catatan yang disampaikan oleh Bupati Pesisir Barat. Perihal infrastruktur belum ada kepuasan. Contohnya infrastruktur baru dibangun satu minggu hasilnya tidak memuaskan.

Perihal indeks kepuasan pelayanan publik, Riza mempertanyakan serta mengajak hearing BPS keesokan hari di DPRD untuk mengetahui cara menghimpun atau menghitung indeks kepuasan masyarakat.

YUAN ANDESTA

Puluhan Pengaduan Diselesaikan Inspektorat Kabupaten Pesisir Barat

KRUI (7/4/2026) – Inspektorat Kabupaten Pesisir Barat menerima puluhan laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan berbagai permasalahan di lingkungan pemerintahan daerah maupun pekon (desa).

Kepala Inspektorat Pesisir Barat Unzir menyampaikan puluhan laporan berasal dari berbagai sumber, mulai masyarakat umum hingga laporan tertulis yang disampaikan secara resmi kepada Inspektorat.

Laporan masuk Januari 2025 hingga akhir Desember 2025 sebanyak 43 laporan, sementara Januari 2026 hingga April 2026 sebanyak delapan laporan.

Isi pengaduan tersebut beragam, mulai dari dugaan penyalahgunaan wewenang, pengelolaan anggaran hingga persoalan administrasi pemerintahan tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pekon.

Inspektorat memiliki peran penting sebagai pengawas internal pemerintah daerah untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai aturan serta menghindari potensi penyimpangan.

Dengan adanya partisipasi masyarakat melalui laporan pengaduan tersebut, diharapkan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih optimal dan mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Inspektorat juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak ragu-ragu melapor jika menemukan dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan daerah.

YUAN ANDESTA

Perkumpulan Batak Muslim Satataring Lampung Halalbihalal 1447 H

JATIMULYO (7/4/2026) – Ratusan anggota Perkumpulan Batak Muslim Satataring Lampung mengikuti halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di Jati Agro, Jatimulyo,  Lampung Selatan, Minggu 5 April 2026 pukul 09.00 WIB.

Halalbihalal diawali dengan tarian tortor saat memasuki lokasi acara, salam-salaman, mendengarkan pengajian, dan sejumlah sambutan.

Ratusan warga batak dari berbagai marga itu juga melantunkan sholawat mengiringi halalbihalal sebagai tradisi umat Islam pada hari raya Lebaran.

Ketua Perkumpulan Pengajian Batak Muslim Satataring Lampung Syahrul Rambe menyebut halalbihalal dapat membuka pintu maaf dengan tulus, memperbaiki hubungan yang sempat renggang akibat kesalahpahaman, dan menjadikan lembaran baru yang bersih dan penuh berkah.

Penasihat Satataring Haji Efendi Rambe mengatakan perkumpulan pengajian Batak muslim satataring Lampung mempunyai latar belakang daerah berbeda-beda yang menjadi satu wadah.

Haji Efendi Rambe mengharapkan seluruh keluarga Batak Muslim Satataring Lampung saling meningkatkan rasa iba, tolong-menolong, dan rasa kepedulian untuk memajukan dan mempererat kekeluargaan Persatuan Batak Muslim Satataring Lampung.

MAULANA IBRAHIM



Serikat Buruh Tagih Janji Pemkab Lampung Selatan

KALIANDA (7/4/2026) – Ratusan pekerja tergabung serikat buruh PT San Xiong Steel Indonesia kembali memadati Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin 6 April 2026. Mereka menagih janji pemerintah daerah untuk membantu penyelesaian tunggakan gaji.

Aksi unjuk rasa yang kedua kali ini dipicu oleh buntunya mediasi dengan manajemen perusahaan serta ketidakpastian pembayaran upah hampir satu tahun sejak April 2025. Para buruh merasa geram karena Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tidak menunjukkan langkah konkret pasca Idulfitri sebagaimana dijanjikan.

Kekecewaan massa semakin memuncak karena bupati tidak mau menemui mereka dalam dua kali kedatangan. Buruh mengungkapkan kekecewaan mendalam atas lambatnya respons pemerintah daerah dalam menangani konflik ketenagakerjaan di Kecamatan Katibung.

Ketua Advokasi Buruh Iwan mengatakan kepemimpinan sebelumnya justru lebih tegas dan berani mengambil tindakan nyata seperti menutup sementara operasional perusahaan jika hak serta keselamatan pekerja terabaikan. Nasib 152 buruh saat ini seolah digantung tanpa ada pembelaan dari otoritas daerah.

Ketua Serikat Buruh San Xiong Steel Solihin menyoroti defisit empati dari pimpinan daerah terhadap penderitaan rakyat kecil yang berjuang menyambung hidup. Ia merasa heran karena setiap kali buruh datang menagih janji, bupati selalu dikabarkan dinas luar ke Jakarta. Sementara wakil bupati pun tidak dapat ditemui.

Kondisi ini membuat para buruh kehilangan sandaran di tengah proses hukum melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

GELLY ANTHONIYOS

Senin, 06 April 2026

Pria Pringsewu Hilang Terseret Arus Deras Sungai Rantau Tijang

PARDASUKA (6/4/2026) – Seorang warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, bernama Reza Kurniawan bin Azwan, 30 tahun, hilang terseret arus sungai deras Sungai Rantau Tijang, Minggu sore 5 April 2026. Pencarian dua hari belum menemukan korban.

Reza Kurniawan diduga diduga terseret arus saat menyeberangi sungai sepulang berkebun. Kejadian naas yang menimpa pria beranak satu itu diketahui warga lainnya. Warga bersama aparat pekon segera melakukan pencarian dengan menelusuri aliran sungai, Minggu malam sampai hari Senin.

Aparat pekon meminta bantuan Basarnas Lampung bersama  BPBD, dan TNI-POLRI. Operasi SAR melibatkan petugas gabungan juga belum menemukan korban.

Kaur Kesra Pekon Rantau Tijang Suherli menyampaikan hilangnya seorang warga diduga terseret arus sungai pada Minggu sore. Kondisi sungai memangs empat banjir sehabis hujan deras. Pencarian Sabtu malam hingga Senin belum menemukan korban.

PIYAN AGUNG

Nelayan Telukbetung Tewas Tenggelam di Lampung Timur

LABUHAN MARINGGAI (6/4/2026) – Seorang nelayan asal Telukbetung, Bandarlampung, ditemukan tewas di dekat perairan PGN Pertamina Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Minggu malam 5 April 2026. Korban sehari sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam.

Nelayan bernama Selamet, 50 tahun, anak buah kapal ikan Wahana Kaya berangkat mencari ikan dari Pandeglang, Banten, menuju perairan Lampung Timur, Jumat sore 3 April 2026.

Ia bersama ABK lainnya turut menyortir hasil tangkapan ikan pada hari Sabtu pukul 15.30 WIB. Beberapa saat kemudian Selamet hilang diduga jatuh ke laut. Kejadian ini dilaporkan ke Polair Lampung Timur dan Pos SAR Bakauheni.

Operasi SAR Minggu pagi menuju titik tenggelam berjarak sekitar 32 mil laut. Dua regu petugas menyisir lokasi menggunakan perahu nelayan dan perahu rigid inflatable boat (RIB). Pencarian sempat terhenti karena kondisi hujan dan gelombang tinggi.

SAR Gabungan menerima informasi mayat mengapung dari kapal tunda pukul 18.30. Lokasinya 10 mil laut arah tenggara dari titik tenggelam. Petugas akhirnya menemukan korban sekaligus evakuasi ke Puskesmas Labuhan Maringgai pada pukul 20.30 WIB.

ADHE KOLA

Belasan Keluarga Dusun Berjejal di Rumah Geribik Pesawaran

NEGERIKATON (6/4/2026) – Sedikitnya 12 keluarga di Dusun 3 Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negerikaton, Pesawaran, hidup memprihatinkan dengan tinggal di rumah geribik. Beberapa keluarga bahkan sampai berjejal  menempati satu atap.

Sebagian besar rumah geribik sudah rapuh termakan usia. Rumah berdinding anyaman bambu itu bolong-bolong sehingga ditambal kardus, sisa papan, dan bekas baliho. Pemiliknya membiarkan begitu saja karena tidak mampu memperbaiki.

Belasan keluarga penghuni rumah geribik tergolong tidak mampu dengan mata pencarian sehari-hari sebagai buruh serabutan. Ada beberapa orang memiliki sawah sepetak tetapi penghasilan cuma cukup buat menyambung hidup.

Sebagian rumah tidak layak huni itu ditempati lansia sakit-sakitan. Para lansia menunggu makan dari anak cucu. Ada pula tiga keluarga berjumlah sembilan orang berjejal dalam satu atap.

Keluarga Ngademi dan Dani Aryani mengaku hanya memiliki rumah geribik. Mereka menyadari tempat tinggalnya tidak layak huni dan rapuh. Namun, sekadar perbaikan pun tidak mampu karena penghasilan sebagai buruh serabutan tidak seberapa dan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Penghuni rumah geribik menggantungkan harapan kepada pemerintah. Aparat desa pernah mengusulkan pembangunan rumah layak huni dan sebagian keluarga sudah terdata. Namun, hingga kini belum terealisasi.

Kepala Dusun 3 Kamulyan Sumarno mendata 12 rumah geribik tidak layak huni mencapai 12 unit. Perangkat desa sudah mengajukan program bantuan rumah layak huni ke pemkab maupun pemprov agar kesejahteraan warganya meningkat.

PIYAN AGUNG

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">