Jumat, 21 Agustus 2026

Pasien Balita Meninggal, Pelayanan RS Handayani Dituding Mengecewakan

KOTABUMI (21/8/2026) – Meninggalnya seorang balita di Rumah Sakit Handayani Kotabumi, Lampung Utara, menimbulkan kesedihan mendalam. Seperti terekam video viral, orangtuanya mengamuk dengan menuding pelayanan rumah sakit itu mengecewakan hingga anaknya tidak tertolong.

Keluarga bayi empat tahun bernama AK mempertanyakan proses penanganan pasien balita di ruang rawat inap, permintaan penempatan pasien di Ruang ICU, proses rujukan hingga persoalan administrasi selama perawatan.

Saat ditemui di rumah duka Desa Pekurun Tengah, Kecamatan Abung Pekurun, Senin 17 Agustus 2026, keluarga mengungkap balita AK dibawa ke Rumah Sakit Handayani pukul 15.30 WIB setelah kecelakaan lalu-lintas.

Balita tersebut diperiksa di IGG termasuk CT scan kepala. Menurut keluarga, dokter menyarankan rujukan pasien ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap. Namun, keluarga mendapat informasi rumah sakit rujukan belum pasti bisa menerima pasien. Karena itu AK tetap dirawat di Rumah Sakit Handayani.

Keluarga balita juga mempertanyakan penempatan di ruang rawat inap anak, bukan Ruang ICU. Selain persoalan medis, keluarga mempertanyakan proses administrasi dan pembiayaan ketika pasien membutuhkan penanganan segera.

Dengan meninggalnya pasien, bibi AK berharap seluruh proses pelayanan pasien dapat dievaluasi. Keluarga juga meminta kejelasan penanganan pasien sejak masuk IGD hingga kondisinya memburuk.

Ayah balita, Ahmad Desri, menyatakan keluarga menerima kepergian anaknya sebagai takdir. Namun, keluarga tetap berharap evaluasi seluruh proses pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang pada pasien lain.

Manager Pelayanan Medis Rumah Sakit Handayani dokter Istiqlall, Jumat 21 Agustus 2026, menyampaikan duka cita atas meninggalnya pasien berinisial AK. Rumah sakit juga memohon maaf kepada keluarga karena seluruh upaya medis belum berhasil menyelamatkan pasien.

Pasien mengalami penurunan kesadaran pasca kecelakaan lalu-lintas dengan kondisi cedera kepala dan multiple trauma. Pasien datang 15 Agustus 2026 pukul 15.28 WIB. Ia menjalani pemeriksaan termasuk CT scan kepala dan pemeriksaan dokter spesialis.

Hasil CT scan menemukan perdarahan di dalam kepala. Kondisi tersebut menjadi bagian diagnosis cedera kepala dan multiple trauma. Dokter spesialis menyarankan rujukan pasien ke rumahs akit dengan fasilitas kesehatan lebih lengkap. Keluarga telah mendapatkan edukasi kondisi pasien, tata cara rujukan hingga risiko terburuk.

Menurut rumah sakit, keluarga menyetujui proses rujukan pukul 17.30 WIB. Namun, sebelum rujukan terealisasi, pasien tetap mendapatkan pemantauan dan perawatan Rumah Sakit Handayani. Sekitar pukul 18.15 WIB, pasien dipindahkan dari IGD ke ruang rawat inap dalam kondisi masih stabil. 

Pasien tetap menjalani observasi, evaluasi, pengobatan serta pemantauan dokter dan tenaga kesehatan. Apabila kondisi pasien menurun maka penanganan akan disesuaikan, termasuk kemungkinan pindah ke ICU.

Kondisi pasien memburuk pada 16 Agustus 2026 pukul 00.30 WIB hingga terjadi henti napas dan henti jantung. Tim medis melakukan resusitasi atau pijat jantung sesuai standar operasional prosedur. Meski pertolongan sudah maksimal, balita tersebut meninggal dunia di ruang ICU pukul 01.00 WIB.

ADI SUSANTO

Kamis, 20 Agustus 2026

Warga Labuhan Permai Antusias Sambut Bantuan Sumur Bor

WAY SERDANG (20/8/2026) – Warga Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, antusias menyambut bantuan sumur bor, Kamis siang 20 AGustus 2026. Sumber air bersih ini sudah bisa dinikmati bertepatam musim kemarau.

Kemarau lebih tiga bulan berdampak kepada warga Desa Labuhan Permai. Warga kesulitan air bersih dan kondisi sumur mengering. Demi kebutuhan hidup sehari-hari, warga terpaksa berburu air sungai sejauh dua kilometer.

Polres Mesuji membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih dengan pembangunan sumur bor sesuai program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf. Program sumur bor ini meliputi beberapa lokasi kekurangan air bersih akibat kemarau.

Warga Desa Labuhan mengakui mayoritas warga kesulitan air bersih selama kemarau panjang. Sumur mongering dan warga terpaksa mencari air sungai sejauh dua kilometer. Warga berterima kasih karena kepolisian meringankan beban masyarakat dengan bantuan sumur bor.

Kapolres Mesuji AKBP Muhamad Firdaus mengatakan musim kemarau selama lebih dua bulan mengakibatkan kesulitan air bersih di beberapa desa. Kepolisian membuat sumur bor dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat.

SULISTIONO

Bukan PungliTerhadap Sopir, Warga Blambangan Bantu Atur Jalan

ABUNG SELATAN(20/8/2026) – Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap sopir di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsum) Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara, mendapat klarifikasi dari warga dan tokoh masyarakat setempat.

Warga menjelaskan sejumlah pemuda di lokasi membantu petugas mengatur arus lalu-lintas dan sistem buka-tutup kendaraan selama perbaikan jalan. Bantuan tersebut bertujuan mengurai kepadatan dan mencegah antrean kendaraan semakin panjang.

Agus Setiawan, warga setempat, menyebut tidak ada paksaan kepada sopir untuk memberikan uang. Jika terdapat pemberian dari pengendara, hal itu sukarela sebagai bentuk apresiasi atas bantuan warga dalam mengatur lalu-lintas.

Tokoh masyarakat Blambangan, Ahmad Tarmizi, juga menegaskan warga tidak membenarkan pungutan disertai paksaan atau tekanan terhadap sopir. Sejumlah pengendara mengakui keberadaan warga cukup membantu, terutama saat kendaraan melintas secara bergantian.

Klarifikasi tersebut disampaikan warga dan tokoh masyarakat dalam pertemuan dengan unsur pemerintah kecamatan, TNI, dan kepolisian, Kamis 20 Agustus 2026. Polsek Abung Selatan belum menemukan pungutan dengan cara pemaksaan atau penekanan sopir.

Meski demikian, kepolisian mengingatkan warga tidak melakukan pungutan disertai pemaksaan. Polisi akan mengambil tindakan apabila ditemukan praktik yang merugikan pengguna jalan.

ADI SUSANTO DAN VIJAI

Begal Rampas Motor dan Tembak Pelajar SMA di Lampung Utara

ABUNG BARAT (20/8/2026) – Begal sadis merampas motor dan menembak seorang pelajar SMA Negeri 1 Way Kunang di Jalan Simpang Limus Dusun 7 Desa Buminabung, Kecamatan Abung barat, Lampung Utara, Rabu pagi 19 Agustus 2026.

Korban bernama AD, 17 tahun, ditemukan tergeletak dengan kondisi louka tembak dan tidak sadarkan diri. Seorang pelintas bernama Andika menemukan korban dan membawanya ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi.

Pemeriksaan rumah sakit menemukan luka tembak bagian perut tembus punggung dan luka kening. Korban menjalani operasi mengingat usu dan ginjal mengalami keruskaan parah akibat tembakan.

AD kena begal saat berangkat sekolah mengendarai Honda Beat putih sekitar pukul 07.00 WIB. Ia diadang pelaku dengan lemparan batu. Karena korban berhenti menghindari serangan, pelaku berusaha merampas kunci motor. 

Perampasan motor mendapat perlawanan hingga begal memukul pelipis korban menggunakan senjata api dan langsung menembak perut sebelah kiri. Korban ditemukan Andika sekitar pukul 07.15 WIB dalam kondisi tergeletak dan tidak sadarkan diri.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku pembegalan sekaligus penembakan seorang pelajar.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini bersama Kasat Reskrim AKP Ivan Roland Cristofel dan sejumlah personel mendatangi korban di Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Kedatangan kapolres disambut orangtua korban bernama Sahrudi. 

Tetangga mengabarkan kepada Sahrudi tentang pembegalan anaknya melalui telefon. Sang anak dibawa ke rumah sakit dengan kondisi luka tembak perut tembus punggung dan pelipis bengkak dihantam dengan laras pistol. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku karena kiasus penembakan pelajar tersebut sangat meresahkan.

ADI SUSANTO



Rabu, 19 Agustus 2026

Semarak Perlombaan HUT RI di Kampung Rantau Jaya Ilir

PUTRA RUMBIA (19/8/2026) – Warga antusias mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kampung Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Putra Rumbia, Lampung Tengah, Selasa 18 Agustus 2026.

Panitia menggelar lomba senam ibu-ibu antardusun, senam lansia, cerdas cermat, dan estafet balon. Kelompok umum mengikuti lomba gaple, bulutangkis, dan sepakbola antardusun.

Sementara kelompok anak-anak bersemangat mengikuti lomba balap karung, makan roti, memasukkan pipet dalam botol, makan kerupuk, dan mengambil uang dalam tepung. Rangkaian lomba anak-anak mengundang gelak tawa penonton maupun peserta sendiri.

Rangkaian perlombaan dibuka dengan senam lansia dan senam ibu-ibu berlanjut lomba anak anak dan ditutup final sepakbola antardusun. Perlombaan ibu-ibu maupun anak-anak dan kelompok umum dewasa dihadiri kepala kampung beserta perangkatnya.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di lapangan depan Balai Kampung Rantau Jaya Ilir. Suasana perlombaan begitu meriah. Peserta anak-anak, dewasa, ibu ibu hingga lansia tampil penuh semangat.

Kepala Kampung Rantau Jaya Ilir Komang Suke mengatakan pemerintah kampung menggelar perlombaan demi memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan ini diharapkan lebih meriah tahun depan.

MUHAMMAD FARID

Selasa, 18 Agustus 2026

Lingkungan Banyu Urip Kompak Meriahkan Hari Kemerdekaan RI

TERBANGGIBESAR (18/8/2026) – Warga Lingkungan IX Banyu Urip, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, mengikuti upacara bendera hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.

Upacara detik-detik proklamasi berlangsung khidmat. Acara dihadiri tokoh masyarakat dan sesepuh Lingkungan Banyu Urip. Rangkaian acara berikutnya berlangsung meriah seperti tahun sebelumnya.

‎‎Kepala Lingkungan Banyu Urip H. Widodo mengatakan warga aktif memeriahkan hari kemerdekaan. Sebelum upacara telah mengadakan berbagai lomba seperti bola voli terpal, gaple, karnaval, kebersihan lingkungan dan lomba ibu-ibu serta anak- anak.
‎‎
‎Sesepuh Suyadi berharap kegiatan hari kemerdekaan dapat dilestarikan. Hari bersejarah ini menjadi momen pamong, kepala lingkungan, RT dan masyarakat meningkatkan kekompakan demi keamanan dan kenyamanan lingkungan Banyu Urip.

‎Karnaval antar RT berlangsung meriah. Peserta menampilkan pernak-pernik budaya dan nuansa perjuangan kemerdekaan. Peserta berkeliling wilayah sehingga menyedot perhatian masyarakat. Perayaan hari kemerdekaan juga menanamkan semangat juang kepada generasi penerus supaya menghargai jasa para pahlawan.

BIBIT SUBOWO DAN AMIR MAHMUD

Senin, 17 Agustus 2026

Perbaikan Jalinsum Lampung Utara Jadi Ajang Pemalakan Sopir

BLAMBANGAN PAGAR (17/8/2026) – Dugaan pungutan liar (pungli) di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsum) Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara, kembali marak. Pelaku beroperasi siang dan malam di tengah proyek perbaikan jalan.

Pantauan lokasi dugaan pungli Sabtu hingga Minggu, sejumlah orang terlihat mengatur arus kendaraan. Para sopir mengaku dimintai uang saat melintas malam hari. Pungli tersebut meresahkan pengendara karena kendaraan bisa terjebak antrean sampai satu jam.

Kemacetan karena pungli mengular dua sampai tiga kilometer di Kampung Induk Blambangan dan kawasan pabrik singkong. Padatnya arus kendaraan membuat distribusi barang terganggu dan berpotensi menambah waktu tempuh serta biaya operasional ekspedisi.

Para sopir juga mempertanyakan mekanisme pengaturan lalu-lintas dengan melibatkan banyak orang sehingga membuat arus kendaraan tidak tertib. Kondisi ini tidak hanya merugikan kendaraan angkutan barang, tetapi juga menghambat ambulans dan pengguna jalan lainnya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara Ivan Roland Cristofel, Senin 17 Agustus 2026, mengatakan Tim TRC Tekab 308 Satreskrim telah turun guna mengimbau petugas proyek jalan. Proses buka-tutup jalur maupun warga agar tidak melakukan pemalakan atau pemerasan terhadap pengendara. Polisi akan mengambil tindakan hukum apabila ditemukan unsur pemaksaan.

Para sopir berharap pengawasan diperketat agar proses perbaikan jalan benar-benar memperlancar mobilitas kendaraan dan bukan memunculkan pungutan hingga kemacetan.

ADI SUSANTO

Kecamatan Seputih Banyak Gelar Upacara Hari Kemerdekaan ke-81

SEPUTIH BANYAK (17/8/2026) – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dirayakan dengan upacara bendera di Lapangan Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, Sen8in 17 Agustus 2026. Pelaksanaan upacara berjalan lancar, tertib dan aman.

Upacara dipimpin Camat Seputih Banyak Temi Vandra selaku Inspektur Upacara. Acara dihadiri Forkopimcam Seputih Banyak, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta pelajar.

Puluhan ribu pelajar SD, SMP, dan SMA Kecamatan Seputih Banyak, para guru, ASN serta perwakilan organisasi masyarakat mengikuti upacara dengan tertib.

Rangkaian acara dimulai dengan laporan komandan upacara, pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan teks proklamasi, pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila.

Meskipun cuaca cukup terik, seluruh peserta upacara dan undangan tetap semangat dan tidak mengeluh hingga selesai. Upacara ditutup dengan pembacaan doa. Rangkaian upacara bendera hari Kemerdekaan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

MUHAMMAD FARID

Momen Hari Kemerdekaan ke-81,Hamartoni Ajak Jaga Persatuan

KOTABUMI (17/8/2026) – Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan dalam momentum peringatan hari ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Hamartoni setelah memimpin upacara Hari Kemerdekaan  di Stadion Sukung Kotabumi, Lampung Utara, Senin 17 Agustus 2026. Upacara mulai pukul 07.30 WIB. 

Hamartoni bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Dandramil Abung Semuli Lettu Rudi Hartono menjadi komandan upacara. Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal bertugas membacakan teks Proklamasi.

Pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka Lampung Utara. Almira Assyifa Putri Wineva dari SMAN 2 Kotabumi bertugas membawa baki, I Wayan Suryana Wibawa dari SMAN 2 Kotabumi sebagai pengibar bendera, Rendi Saputra dari SMKN 3 Kotabumi menjadi penggerek dan Eja Dwi Saputra dari SMAN 4 Kotabumi bertugas sebagai pembentang.

Sebelum menjalankan tugas, para anggota Paskibraka telah mengikuti pradiklat selama 14 hari dan diklat Paskibraka selama tujuh hari.

Hamartoni berharap Indonesia semakin baik dalam menghadapi berbagai persoalan global. Ia juga berharap kesejahteraan masyarakat meningkat, stabilitas tetap terjaga, dan perekonomian semakin kuat.

Hamartoni mengingatkan masyarakat Lampung Utara agar merayakan kemerdekaan dengan tertib serta  menjaga rasa persatuan dan kesatuan.

Wakil Bupati Lampung Utara Romli mengatakan kemerdekaan juga membawa tanggung jawab yang harus dijalankan bersama.

ADI SUSANTO

Jumat, 14 Agustus 2026

Viral Pencuri Berambut Pirang Terekam CCTV Bobol Salon Mesuji

MESUJI (14/8/2026) – Sosok pencuri berambut pirang membobol sebuah salon kecantikan Inara di Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Jumat pagi 14 Agustus 2026 pukul 06.30 WIB. Aksi pelaku terekam CCTV dan viral di media sosial. 

Pencuri membobol salon pagi-pagi ketilka pemiliknya masih tidur lelap. Pelaku diduga beraksi seorang diri berhasil menggondol uang tunai Rp3 juta serta perhiasan emas.

Pemilik salon Yuli membenarkan pembobolan tempat usahanya selepas subuh. Total kerugian sekitar Rp10 juta. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Simpang Pematang. Sosok pencuri tidak dikenali tetapi korban merasa tidak asing dengan –pelaku karena sering mondar-mandir di seputar Alun-alun Simpang Pematang.

Tokoh masarakat, Udin Komarudin, menuturkan keresahan masyarakat atas maraknya pencurian di Desa Simpang Mesuji dan Simpang Pematang. Sebelum pembobolan salon kecantikan, maling juga menggasak kotak amal sebuah masjid.

Udin Komarudin melihat terduga pembobol salon kecantikan sebagaimana terekam CCTV. Ia tidak kenal terduga pelaku tetapi tidak asing dengan pria tersebut karena sering nongol di alun-alun dan Pasar Simpang Pematang. Pencuri itu pernah ngobrol sambil ngopi dan mengaku asal Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

SULISTIONO

Kamis, 13 Agustus 2026

Jembatan Garuda Lampung Timur Diresmikan Serentak Oleh Presiden

WAY BUNGUR (13/8/2026) – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, selesai menjelang Hari Kemerdekaan. Jembatan gantung ini diresmikan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual.

Dengan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih, warga dan pelajar tidak perlu naik perahu klotok untuk menyeberangi Sungai Way Bungur dari Desa Tanjung Tirto dan Kali Pasir.

Peresmian jembatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Pangdam Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kamis, 13 Agustus 2026. Jembatan gantung sepanjang 120 meter dengan lebar 1,2 meter ini menjadi akses penting Desa Tanjung Tirto dan Kali Pasir.

Presiden Prabowo meresmikan Jembatan Garuda Lampung Timur bersamaan dengan 3.395 Jembatan Garuda dan 3.000 sumber air bersih di seluruh Indonesia.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan peluncuran Jembatan Garuda di Kecamatan Way Bungur mendapat sambutan antusias. Warga memang telah menantikan adanya jembatan sejak puluhan tahun lalu. Pangdam juga mengingatkan masyarakat menjaga dan merawat Jembatan Garuda agar tahan lama.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat.

Peresmian Jembatan Garuda dihadiri Pangdam Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Danrem Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, dan Irdam Brigjen TNI Enjang beserta jajaran.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dan Wakil Bupati Azwar Hadi, Dandim Lampung Timur Letkol Infanteri Danang Setiaji, Kapolres AKBP Yuliansyah serta jajaran Forkopimda Lampung Timur turut hadir.

MUHAMMAD FARID

Rabu, 12 Agustus 2026

Pria Mesuji Habisi Mantan Istri Karena Emosi Ditolak Rujuk

MESUJI (12/8/2026) – Polsek Tanjungraya dan Satreskrim Polres Mesuji menangkap tersangka pembunuh janda di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa sore 11 Agustus 2026. Korban tidak lain adalah mantan istri pelaku yang menolak diajak rujuk.

Wakapolres Mesuji Kompol Trisno Sigit merilis proses penangkapan tersangka pembunuh berinisial AR, 35 tahun. Pelaku diduga membunuh mantan istrinya bernama Y, 36 tahun, warga Wiralaga 1, Kecamatan Mesuji, Senin 10 Agustus 2026.

Pembunuhan bermula pelaku mendatangi rumah orangtua korban pada Minggu 9 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB. Pelaku mengajak rujuk tetapi niatnya ditolak. AR tersulut kemarahannya hingga mengancam Y dan orangtuanya dengan senjata api serta hendak membakar rumah. 

Karena ancaman itu Y terpaksa mengikuti pelaku pulang. Wanita ini bangun pagi-pagi dan beres-beres rumah mantan suaminya. Korban hendak pulang ke orangtuanya tetapi kembali diancam tembak. Janda itu tidak menggubris dan tetap jalan pulang diikuti mantan suaminya.

Tidak jauh dari rumah orangtua Y, pelaku menembak mantan istrinya dengan senjata api rakitan. Peluru mengenai paha kiri tembus paha kanan. Korban meninggal dunia karena kehabisan darah.

Unit Reskrim Polsek Tanjungraya mendapatkan informasi persembunyian tersangka di rumah keluarganya Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai menang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Pelaku tidak berkutik begitu diringkus polisi.

AR mengakui pembunuhan berencana terhadap mantan istrinya. Motifnya emosi karena korban menolak diajak rujuk.  Polisi mengamankan barang bukti sepucuk senjata api rakitan, rekaman CCTV, celana pendek warna oranye, jaket hitam, baju tidur coklat, pakaian dalam, dan handuk hijau.

Tersangka dijerat dengan Pasal 459 KUHP subsider Pasal 458 dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara.

SULISTIONO

Polisi Periksa Wanita Pembuang Jasad Bayi di Bandarlampung

BANDARLAMPUNG (12/8/2026) – Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial S diamankan Polsek Tanjungkarang atas dugaan pembuangan jasad bayi di Pahoman, Enggal, Bandarlampung. Pelaku merupakan ibu kandung bayi yang baru dilahirkan.

Jasad bayi ditemukan seorang petugas kebersihan di tempat sampah depan rumah warga Jalan Way Seputih, Kelurahan Pahoman. Bayi itu dibungkus kain dan dimasukkan karung. Penemuan jasad bayi ini membuat geger hingga dilaporkan ke polii.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP)  dan pemeriksaan sejumlah saksi, Polsek Tanjungkarang Barat bersama Tim Inafis Polresta Bandarlampung mengamankan seorang wanita berinisial S, seorang asisten rumah tangga di dekat lokasi pembuangan jasad bayi. Wanita tersebut diduga sebagai ibu kandung sang bayi.

Tim Inafis Polresta Bandarlampung bersama Polsek Tanjungkarang Barat mengevakuasi jasad bayi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna proses penyelidikan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV.

Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Martoyo mengungkap hasil pemeriksaan awal S diduga melahirkan bayi seorang diri di kamar mandi tempat kerjanya. Ibu kandung bayi tersebut masih menjalani perawatan medis.

Polisi menduga pembuangan jasad bayi itu karena pelaku mengalami tekanan psikologis pasca berpisah dengan suaminya ketika usia kehamilan enam bulan. Polisi masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa pembuangan hingga bayi ditemukan meninggal dunia.

ADI SUSANTO

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">