Selasa, 17 Februari 2026

Remaja Tanggamus Hilang Terseret Arus Deras Sungai Sinar Banten

TALANGPADANG (17/2/2026) – Seorang remaja hilang diduga terseret arus sungai di Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, Senin sore 16 Februari 2026. Pencarian tim SAR gabungan selama dua hari belum menemukan korban.

Korban bernama Aditya, 13 tahun, warga Pekon Sinar Banten. Ia dilaporkan terseret arus sungai saat mandi. Curah hujan tinggi diduga menjadikan debit air dinggi dengan arus deras dan menyeret korban.

Hilangnya Aditya dilaporkan ke Pos SAR Tanggamus pukul 17.40 WIB. Tim Rescue langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pencarian awal secara visual di sekitar titik hilang. Penyiran hingga malam masih nihil hingga operasi dihentikan sementara karena hujan deras.

Dantim Pos SAR Tanggamus Tri Wardoyo, Selasa 17 Februari 2026, menyampaikan operasi SAR membagi area pencarian agar proses penyisiran lebih efektif. Pencarian ahri kedua membagi personel menjadi dua regu. 

Petugas menyisir sejauh tiga kilometer ke hilir menuju Bendungan Way Bedeng menggunakan perahu karet. Regu lainnya melakukan penyisiran visual di bantaran sungai sejauh satu kilometer.

Petugas mengerahkan perahu karet, alat selam, alat pendeteksi bawah air serta perangkat komunikasi untuk koordinasi lapangan. Hingga sore hari, korban belum ditemukan dan pencarian akan kembali dilanjutkan Rabu besok.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Tanggamus, BPBD Tanggamus, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, aparat pekon serta warga setempat.

ARI IRAWAN

Senin, 16 Februari 2026

Rumah Kontrakan Kotabumi Jadi Markas Komplotan Maling Motor

KOTABUMI SELATAN (16/2/2026) – Tiga anggota komplotan spesialis maling motor ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Utara di rumah kos Jalan Bougenvil, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. Pelaku hanya beberapa jam menggasak dua motor di tempat berbeda.

Komplotan maling motor beraksi Kamis dini hari, 12 Februari 2026 pukul 03.00 WIB. Pelaku memanjat dan menerobos jendela. Saat pemilik rumah tertidur lelap, komplotan ini menggondol motor Honda New Scoopy Stylish hijau yang terparkir dalam kondisi terkunci. Korban mengalami kerugian Rp19 juta.

Tekab 308 Presisi Satreskrim dari Polres Lampung Utara melacak keberadaan para pelaku di rumah kontrakan Kelapa Tujuh.

Kasat Reskrim AKP Ivan R Cristofel, Minggu 15 Februari 2026, mengatakan tiga tersangka masing-masing berinisial AE alias Epen, 21 tahun, HS, 22 tahun, dan HK, 22 tahun. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Sungkai Tengah, Lampung Utara.

Polisi menyita sepeda motor hasil curian, STNK, helm serta dua obeng. Hasil pengembangan mengungkap komplotan ini juga mencuri motor Honda Beat beserta  dompet berisi uang tunai, dokumen penting serta barang dagangan di Kotabumi Utara pada hari yang sama.

Epen merupakan residivis kasus pencurian dan sudah dua kali keluar masuk penjara. Ketiga tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

ADI SUSANTO

Duka Rekan Sejawat dan Keluarga Syamsul Bahri Nasution

BANDARLAMPUNG (26/2/2026) - Kepergian Haji Syamsul Bahri Nasution meninggalkan duka begitu mendalam. Bukan hanya bagi insan pers di Lampung, tetapi juga keluarga tercinta. Jurnalis senior sekaligus pimpinan Lampung TV itu dikenal sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia jurnalistik.

Di ruang redaksi, beliau adalah pemimpin yang tegas dan berprinsip. Di tengah rekan-rekan sejawat, ia adalah sahabat seperjuangan. Dan di lingkungan keluarga, almarhum adalah figur ayah dan kepala keluarga yang penuh tanggung jawab.

Kepergian beliau untuk selamanya menghadirkan kesunyian yang tak mudah tergantikan. Tangis, doa, dan kenangan mengiringi langkah terakhir sang pejuang informasi.

Berikut kami hadirkan suara duka dari rekan-rekan sejawat dan keluarga yang mengenang sosok Haji Syamsul Bahri Nasution, jurnalis senior yang telah mengabdikan hidupnya untuk Lampung.

PANDAWA AF

Jejak Pengabdian Itu Kini Abadi, Pimpinan Lampung TV Berpulang

BANDARLAMPUNG (16/2/2026) - Kabar duka mendalam datang dari dunia jurnalistik Lampung. Wartawan senior sekaligus pimpinan Lampung TV Haji Syamsul Bahri Nasution meninggal dunia pada minggu malam 15 Februari 2026. Almarhum mengembuskan nafas terakhir pukul 22.20 WIB di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandarlampung.

Suasana duka menyelimuti keluarga, kerabat serta insan pers Lampung saat kabar wafatnya Haji Syamsul Bahri Nasution menyebar. Sosok yang selama ini dikenal tegas, kritis, dan penuh dedikasi itu berpulang di usia pengabdiannya yang panjang untuk dunia jurnalistik.

Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Keluarga dan rekan-rekan sejawat yang mendampingi di detik-detik terakhir tak kuasa menahan duka. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai figur pemimpin yang konsisten menjaga marwah pers. Di bawah kepemimpinannya, Lampung TV tumbuh menjadi media yang berani menyuarakan kepentingan rakyat dan mengawal berbagai persoalan publik di Lampung.

Tak hanya sebagai pimpinan redaksi, beliau juga menjadi mentor bagi banyak jurnalis muda. Nasihat, ketegasan serta semangatnya dalam memperjuangkan independensi pers menjadi warisan berharga bagi generasi penerus.

Almarhum dimakamkan di TPU Beringin Raya Kemiling, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir beliau. Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana khidmat.

Kepergian Haji Syamsul Bahri Nasution menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Lampung TV dan seluruh insan pers Bumi Ruwa Jurai.

Pemirsa, redaksi menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala kekhilafan, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan.

Selamat jalan, pejuang kebenaran. Namamu akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan pers Lampung.

PANDAWA AF


Sabtu, 14 Februari 2026

Cuaca Ekstrem Porak-porandakan Fasilitas Umum di Lampung Utara

KOTABUMI (14/2/2026) – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Lampung Utara pada Sabtu sore hingga jam sembilan malam 14 Februari 2026. Cuaca ekstrem ini berdampak tumbangnya pepohonan besar dan kerusakan fasilitas umum.

Pohon-pohon melintang di beberapa ruas jalan hingga melumpuhkan arus lalu-lintas selama beberapa jam. Angin kencang juga merobohkan papan reklame besar di seputar Kotabumi dan menerbangkan atap rumah warga. Fasilitas publik pun tak luput dari dampak terjangan cuaca buruk.

Titik kerusakan terparah di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Punai Kotabumi Selatan serta wilayah Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar. Pohon tumbang menimpa jaringan listrik di jalur utama sehingga menimbulkan pemadaman di sejumlah wilayah.

Petugas BPBD Lampung Utara bersama instansi terkait langsung bergerak melakukan evakuasi. Pepohonan tumbang dipotong menggunakan gergaji mesin. Jalan-jalan utama terbuka kembali dan petugas cepat begeser ke titik pohon tumbang lainnya seperti depan Kantor Samsat Kotabumi.

Pemerintah daerah memastikan penanganan darurat secara cepat demi keselamatan warga serta pemulihan arus lalu-lintas.

Hingga malam pukul 21.00 WIB, BPBD masih sibuk membersihkan pohon tumbang dan puing-puing kerusakan fasilitas umum bersama PLN dan instansi terkait. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi.

Hujan deras menimbulkan luapan arus sungai dan membanjiri Jalan Lintas Sumatera ruas Abung Selatan. Sungai tidak mampu menampung curahan hujan diduga karena pendakalan.

Kapolsek Abung Selatan AKP Mahbub Junaidi bersama anggota turun mengatur lalu-lintas dan memperingatkan pengendara  agar menghindari jalur tepi karena rawan terperosok atau terjebak banjir.

ADI SUSANTO

Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran Diserahkan ke Muhammadiyah

BANDARLAMPUNG (14/2/2026) – Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran, Kota Bandarlampung, diwakafkan ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Jalan Pangeran Antasari, Kedamaian, Bandarlampung, Sabtu 14 Februari 2026.

Serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara dari pembina madrasah kepada jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bandarlampung, serta penandatanganan para saksi.
Kegiatan ini dihadiri pembina dan pengurus madrasah, perwakilan wali murid, perangkat kelurahan serta pengurus Muhammadiyah Kota Bandarlampung.

Madrasah Pajajaran berdiri di lahan seluas 735 meter persegi ini memiliki tiga gedung terdiri lima ruang kelas, satu ruang guru, perpustakaan, mushola serta ruang UKS.

Ketua PDM Kota Bandarlampung Riyuzen Praja Tuala menyampaikan apresiasi atas kepercayaan keluarga besar madrasah kepada Muhammadiyah. Sekolah tingkat dasar tersebut akan dikelola secara professional melalui peningkatan kompetensi guru dan manajerial.

Pihaknya juga mempertimbangkan perubahan nama sekolah, mengingat statusnya di bawah naungan Muhammadiyah.

Pembina madrasah, Suhaibi, menjelaskan tanah sekolah merupakan amanah wakaf sejak tahun 1970-an dari almarhum Kiai Haji Thobari. Sementara Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran berdiri tahun 1986.

Karena keterbatasan sumber daya manusia dan pendanaan, pengurus bersama pembina bermusyawarah dan sepakat menyerahkan pengelolaan kepada Muhammadiyah dengan harapan madrasah dapat berkembang lebih maju.

Pemilihan Muhammadiyah didasarkan pada rekam jejak organisasi tersebut dalam mengelola berbagai amal usaha pendidikan dan sosial.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran Yuniar menjelaskan sekolah memiliki enam tingkat kelas dari kelas satu hingga kelas enam. Jumlah siswa 95 didukung 14 pengajar. Kegiatan belajar mengajar berjalan aktif. Keterbatasan ruang kelas membuat proses pembelajaran kelas satu dan dua bergantian.

ARI IRAWAN

Polresta Bandarlampung Gelar Boxing Championship 2026

BANDARLAMPUNG (14/2/2026) – Polresta Bandarlampung menggelar Boxing Championship 2026 di halaman Mapolresta, 12-15 Februari 2026. Kejuaraan ini menampilkan 230 atlet termasuk 12 peserta Sumatera Selatan.

Boxing Championship 2026 mempertandingkan kelas ringan hingga kelas berat dengan rentang berat badan 20 kilogram sampai 90 kilogram. Kategori kejuaraan meliputi elite, youth, school boys, junior, mini junior, dan pra mini junior. Panitia menyediakan total hadiah Rp50 juta.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sebagai sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

Anak-anak muda yang memiliki energi berlebih diarahkan ke kegiatan positif seperti olahraga tinju dengan latihan disiplin, sportivitas, dan mental juara.

Polresta Bandarlampung Boxing Championship ingin mencetak atlet berprestasi sekaligus membentuk karakter generasi muda. Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah pencarian bibit-bibit unggul untukmengharumkan nama daerah.

ARI IRAWAN

Jumat, 13 Februari 2026

Siswa SMP Pesawaran Jadi Bulan-bulanan Perundungan

NEGERI KATON (13/2/2026) – Seorang siswa SMP Negeri 21 Pesawaran, diduga menjadi bulan-bulanan perundungan sembilan teman sekelas pada awal bulan ini. Orangtuanya tidak terima dan melaporkan kasus ini ke Polres Pesawaran.

Korban berinisial RK, 12 tahun, asal Dusun Sukosari, Pekon Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu, mengalami trauma berat setelah dianiaya selama dua hari berturut-turut, 5-6 Februari 2026. Sejak kejadian itu, siswa kelas tujuh ini tidak bersekolah lagi.

RK mengadu kepada orangtuanya menjadi korban perundungan di ruang kelas dan kolam renang. Perbuatan pelaku mengakibatkan korban dirawat Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu.

Ibu korban, Rahma Ika, cepat-cepat membawa ke rumah sakit setelah anaknya mengeluh kesakitan bagian kepala akibat dibenturkan ke tembok. Sang anak juga mengalami sesak nafas dan alat vital sakit saat buang air.

Sedikitnya empat siswa SMP Negeri 21 Pesawaran mengakui dugaan perundungan tersebut. Para terduga pelaku bersama keluarganya sudah meminta maaf dalam sebuah mediasi sekolah. Namun, orangtua RK tetap melaporkan kasus ini ke Polres Pesawaran, Jumat 13 Februari 2026. Keluarga korban menuntut para pelaku diproses hukum.

Kepala SPKT Polres Pesawaran Ipda Leonardo Sinaga membenarkan adanya laporan polisi orangtua korban perundungan dengan terduga pelaku sembilan siswa. Kasus ini akan ditindaklanjuti PPA Polres Pesawaran.

Sekolah mengakui dugaan perundungan dan sudah melakukan mediasi antara orangtua korban dan keluarga siswa terduga pelaku. Korban menolak diajak berdamai. Sembilan siswa sudah dijatuhi skorsing.

PIYAN AGUNG

Jalan Rusak Ruas Purbolinggo ke Bumi Jaya Ditanami Pisang

PURBOLINGGO (13/2/2026) – Jalan poros Purbolinggo-Bumi Jaya, Lampung Timur, ditanami pisang. Aksi ini sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan bertahun-tahun yang tidak diperbaiki.

Warga Purbolinggo sudah mengusulkan perbaikan jalan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrencang) tingkat desa maupun kecamatan. Kerusakan jalan juga diadukan ke anggota dewan tetapi hasilnya nihil.

Jalan poros Purbolinggi sengaja ditanami pisang sebagai bentuk protes sekaligus rambu-rambu bagi para pengendara lantaran jalan sangat membahayakan saat hujan. Kerusakan jalan mengakibatkan kerusakan mesin, kendaraan terguling hingga kecelakaan lalu-lintas.

Warga juga memasang baliho bernarasi satir di sepanjang jalan rusak. Kondisi jalan lintas Purbolinggo-Bumi Jaya terancam putus sehingga tidak memungkinkan akses menuju Metro. Ruas jalan ini hancur 85 persen dan sisa 15 persen pun membahayakan lalu-lintas.

Jika tuntutan perbaikan jalan terus diabaikan, warga berencana demo besar-besaran k epusat pemerintahan Lampung Timur.

Perwakilan warga didampingi Camat Amir Hazah dan Kapolsek AKP Irwan Susanto beraudiensi dengan Pemkab Lampung Timur, Kamis 12 Februari 2026. Mereka menyampaikan aspirasi perbaikan jalan. Warga taat bayar pajak tetapi jalan tetap rusak.

Kepala Dinas PUPR Lampung Timur Primadhiarta Ramadheni mengungkap rencana pemerintah membangundua ruas  jalan Purbolinggo yaitu ruas Bumi Jaya-Tanjung Kesuma dan Tanjung Kesuma-Taman Endah. Pembangunan jalan rigit beton ini sudah disetujui Pemprov Lampung dan tinggal menunggu pengerjaan pertengahan tahun.

MUHAMMAD FARID



Aliran Sungai Way Pisang Tersumbat Tumpukan Sampah

PALAS (13/2/2026) – Petani  sepanjang aliran Sungai Way Pisang, Palas, Lampung Selatan, menjerit karena musim tanam sering gagal tersapu banjir. Arus sungai selalu meluap akibat tersumbat sampah dan tumpukan kayu.

Petani mengeluh gagal tanam berkali-kali setiap bulan. Bibit padi baru ditanam lenyap disapu banjir. Areal persawahan terdampak banjir Sungai Way Pisang mencapai ratusan hektar.

Sampah menyumbat selama berbulan-bulan. Kondisi ini dieperburuk oleh penumpukan kayu dan ranting di aliran sungai dekat persawahan. Air otomatis terbendung dan meluap selepas hulu hingga hilir. Sebulan tika kali kebanjiran dan penanaman bibit padi juga berulang tiga kali.

Petani mendesak Pemkab Lampung Selatan bersama dinas terkait mengatasi banjir dengan pembersihan alur Sungai Way Pisang. Petani sudah gotong-royong menyingkirkan tumpukan sampah dengan volume terbatas. Upaya itu tidak sebanding karena sungai kembali penuh sampah dan tumpukan kayu. 

Petani berharap pemerintah menurunkan alat berat. Tumpukan sampah mencapai ribuan meter kubik tidak mungkin diatasi dengan tangan kosong.

Penumpukan sampah paling parah berada di Dusun Muara Padas. Tumpukan sampah menjadi sarang berang-berang. Banjir mulai menggerus tanggul sehingga potensi banjir makin nyata. Petani dihantui kekhawatiran setiap turun hujan.

Tokoh masyarakat juga turun tangan begitu melihat banyak sampah dan tumpukan kayu sepanjang aliran sungai.  Dampak luapan air sungai makin luas dan merugikan petani.

Salah satu petani menjerit karena kewalahan sawahnya kebanjiran enam kali dalam sebulan. Petani menuding tanggul sungai tidak mampu mengatasi luapan banjir.

ADHE KOLA

Kebutuhan Pokok Diborong Meski Harga Berlomba Naik

TANJUNGAN (13/2/2026) – Warga memborong kebutuhan pokok di Pasar Tanjungan, Lampung Selatan, meski harga berlomba-lomba naik menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Komoditas cabai keriting mencatat kenaikan paling tinggi Rp70 ribu per kilogram.

Suasana Pasar Tanjungan ramai di tengah lonjakan harga cabai dan sayuran, Kamis 12 Februari 2026. Harga cabai kerinting melonjak dari Rp40 ribu menjadi Rp55 ribu. Pedagang bahkan sudah memperhitungkan harga menjadi Rp70 ribu sampai hair terakhir menjelang Ramadhan.

Harga sayur-mayur seperti kol, bayam dan kangsung ikut-ikutan naik karena pasokan seret sebagai dampak puncak musim hujan. Bayam dan kangsung biasanya mudah didapatkan dalam jumlah banyak. Stok menipis karena petani tidak bisa panen dalam kondisi hujan deras.

Pedagang tempe membenarkan kenaikan harga serentak kebutuhan pokok. Fenomena itu biasa terjadi setiap menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Namun, harga tempe tidak naik yaitu Rp5.000 per bungkus. Tempe ini biasanya dipotong menjadi dua.


GELLY ANTHONIYOS

Ngumpet di Gardu, Pembacok Pasutri di Sidomulyo Ditangkap

KALIANDA (13/2/2026) – Pembacok pasangan suami-istri pemilik toko di Sidomulyo ditangkap tim gabungan Polsek Sidomulyo dan Satreskrim Polres Lampung Selatan, Jumat pagi 13 Februari 2026. Pelaku melakukan penganiayaan karena dendam eprnah dimaki-maki.

Tersangka berinisial ABG, 33 tahun, warga Dusun Banjar Sari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Ia satu desa dengan korban pasutri Rohimah, 49 tahun, dan Fajri, 62 tahun.

ABG ngumpet di gardu persembunyian sejak membacok Rohimah dan Fajri pada Rabu malam pukul 19.30 WIB. Lokasi persembunyian terungkap berkat informasi masyarakat.

Tim gabungan juga sudah mengetahui ciri-ciri pelaku berdasarkan laporan korban, Kamis kemarin. Meski begitu polisi sempat melakukan penyisiran sampai Desa Bali Nuraga, Kecamatan Way Panji.

Tersangka ditangkap tanpa perlawanan dan masih diperiksa Polsek Sidomulyo. Pria ini sempat membuang golok yang dipakai membacok pasutri pemilik toko di Dusun 2 Katibung, Desa Sidomulyo. Senjata tajam itu dibuang ke parit.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan pelaku mengakui pembacokan Rohimah dan Fajri karena dendam pernah dimaki-maki. Pelaku mendatangi toko sambil membawa dua golok. Ia berpura-pura menawar dagangan.

Begitu dilayani, pria ini langsung membacok paha kiri Rohimah hingga menjerit histeris. Tangan kanan suami Rohimah pun disabet senjata tajam ketika hendak menolong.

Polisi menelusuri pelarian tersangka sejak Kamis sampai Jumat pagi. Informasi masyarakat melihat terduga pelaku jalan kaki sambil membawa sejumlah barang.  Pelaku sempat membuang golok dekat gardu persembunyian.

Golok ditemukan bersama barang bukti penutup wajah warna hitam, tas pinggang, topi, handphone dan jaket hitam.

ADHE KOLA

Kamis, 12 Februari 2026

Hujan Dua Jam Membuat Pringsewu Dikepung Banjir

 

 PRINGSEWU (12/2/2026) –  Banjir setengah hingga satu meter mengepung Pringsewu setelah kawasan ini diguyur hujan dua jam pada Kamis, 12 Februari 2026. Jalan Lintas Barat sempat lumpuh di beberapa titik dan kemacetan mengular dari arah Bandarlampung dan Tanggamus.

Beberapa daerah yang dilaporkan banjir, mulai dari Wates, Tambahrejo, Sidoharjo, Pringsewu Kota,  Waluyo Jati, Pajaresuk, Pringombo, Podomoro,  Pringsewu Selatan.

Sejumlah warga menyebut banjir kali ini terbesar dibandingkan sebelumnya, karena ketinggian air mencapai satu meter, dan luapannya memasuki hampir seluruh rumah.

Seorang warga sempat mengunggah sebuah video tentang rumah keluarganya yang sudah separo diisi air. Mereka tak sempat menyelamatkan barang-barang yang terdapat di ruang tamu, kamar tidur, hingga dapur.

Rudi, warga Pringsewu Selatan, mengatakan hujan datang sekitar pukul dua siang, namun air belum surut hingga sore hari. Mereka hanya bisa mengunci rumah dan tidak berani masuk ke dalamnya, karena seluruh barang-barang basah.

Sri Widarti, warga Pringombo, tidak mengira hujan kali ini membuat kawasan Hotel Urban banjir setinggi satu meter. Ia menyebut luapan terjadi karena kali di daerah sekitar tidak mampu lagi menampung debit air dan masuk ke dalam rumah.

Dengan menggendong cucu, karena puterinya sedang menguras air, Sri Widarti melihat banjir sudah menjadi rutin di kawasan itu pada saat hujan dan terus membesar dari tahun ke tahun.

Kabar banjir sudah ramai di media sosial sejak siang. Sejumlah petugas Lantas Polres Pringsewu mengabarkan banjir di beberapa titik di Jalan Lintas Barat, dan meminta pengendara berhati-hati, terutama pemakai kendaraan roda dua.

Banjir masih ditemui di sejumlah titik hingga malam, meski ketinggiannya mulai surut. Warga sejumlah pekon sibuk membereskan rumahnya agar keluarga bisa istirahat.

PIYAN AGUNG

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">