Rabu, 10 Juni 2026

Prabowo Resmikan RSUD Pesisir Barat Bernilai Rp152 Miliar

KRUI (10/6/2026) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Kabupaten Pesisir Barat, Rabu 10 Juni 2026. Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.

Pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir merupakan salah satu wujud Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Prabowo untuk pemerataan layanan kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Program itu merupakan peningkatan layanan kesehatan dengan cara merenovasi rumah sakit kelas D ke kelas C dengan layanan lebih lengkap. RSUD KH. Muhammad Thohir Krui memiliki fasilitas IGD, OK, ICU-ICBCU, laboratorium, hemodialisa, dengan 101 unit tempat tidur.

Rumah sakit tersebut fokus melayani penyakit kanker, jantung, stroke, uro nefrologi serta kesehatan ibu dan anak. Saat sudah ada 13 dokter umum, 76 perawat dan 52 bidan.

Presiden Prabowo meninjau sejumlah fasilitas rumah sakit, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat jalan hingga ruang rawat inap. Kehadiran kepala negara sekaligus menandai mulai beroperasinya rumah sakit yang dibangun melalui program percepatan pembangunan fasilitas kesehatan pemerintah pusat. 

Rumah sakit seluas 48.000 meter persegi ini dibangun Juni hingga rampung Desember 2025. Pembangunan dibiayai APBN senilai Rp152,98 miliar. Fasilitas kesehatan ini bakal memperkuat layanan kesehatan rujukan di Pesisir Barat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan.

Peresmian RSUD KH Muhammad Thohir menjadi bukti komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan sektor kesehatan hingga ke daerah terpencil dan kawasan pesisir. Rumah sakit tersebut mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan layanan medis lebih lengkap.

YUAN ANDESTA

Nelayan Tulangbawang Tewas Terbawa Arus Sampai Sumsel

TULANGBAWANG (10/6/2026) – Seorang nakhoda nelayan dilaporkan hilang terjatuh di perairan Gusung Lebar, Tulangbawang. Pencarian selama empat hari menemukan korban sudah meninggal dunia di perairan Sibur, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa 9 Juni 2026.

Korban bernama Iwan, 48 tahun, nakhoda nelayan asal Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang, ditemukan pukul 15.45 WIB. Lokasi penemuan jenazah berjarak 28 mil laut atau sekitar 50 kilometer dari lokasi terjatuh.

Nakhoda nelayan asal Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang, 

Tim SAR Gabungan membagi pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) guna menyisir perairan seluas 12 mil laut. Petugas juga berkoordinasi dengan VTS Panjang, Kantor SAR Palembang, dan Kantor SAR Pangkal Pinang untuk memperluas penyebaran informasi korban.

Komandan Tim Rescuer Pos SAR Tulangbawang Sahrudin mengatakan korban ditemukan setelah tim menerima informasi dari nelayan mengenai penemuan sesosok jenazah di Perairan Sibur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, sekitar 28 mil laut dari lokasi kejadian. 

Tim segera mengevakuasi jenasah. Hasil identifikasi memastikan korban adalah Iwana yang hilang empat hari. Korban kemudian diserahkan kepada keluarganya.

Proses pencarian menghadapi sejumlah kendala seperti gelombang tinggi dan keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah operasi. Meski demikian, koordinasi seluruh unsur SAR gabungan berjalan baik sehingga pencarian terlaksana hingga korban ditemukan.

ADHE KOLA


Diduga Timbun BBM Ilegal, Gudang di Pesawaran Terbakar

GEDONGTATAAN (10/6/2026) – Kebakaran hebat melalap gudang diduga berisi timbunan bahan bakar minyak ilegal di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Senin sore 8 Juni 2026.

Lokasi kebakaran di depan Perumahan Srimulyo Permai. Api berkobar hebat dengan asap hitam membubung ke udara. Besarnya kobaran api membuat warga sekitar panik dan berhamburan mendekati lokasi. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada mesin penyulingan BBM jenis oli. 

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan Rully Fikriyansyah mendapat laporan kebakaran. Ia menginstruksikan anggota piket Posko Natar, Posko Jatiagung, dan Posko Tanjungbintang segera bergerak melakukan penanganan darurat.

Proses pemadaman mengerahkan lima armada. Dua armada lainnya milik Pemkab Pesawaran. Pengerahan armada dan penyuplai air secara masif dapat melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke pemukiman warga.

Proses pemadaman membutuhkan waktu hampir empat jam. Proses berjalan a lot karena adanya material oli sangat mudah terbakar. Armada pemadam fokus melakukan penyemprotan intensif di area inti kebakaran. Sementara perlengkapan pendukung mempercepat penanganan teknis di titik-titik sulit dijangkau. 

Berkat kerja keras belasan personel gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang malam. Kebakaran hebat ini diperkirakan menimbulkan kerugian setengah miliar.

GELLY ANTHONIYOS



Bocah Meninggal Terseret Arus Sungai di Lampung Selatan

PALAS (10/6/2026) – Tim SAR gabungan berhasil menemukan bocah lima tahun terseret arus Sungai Way Pisang di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa 9 Juni 2026. Korban sudah meninggal dunia berjarak 1,5 kilometer dari lokasi tenggelam.

Korban ditemukan setelah pencarian empat hari. Tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi dua SRU. Regu pertama menyisir darat sejauh sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian, sementara SRU kedua menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai sejauh delapan kilometer.

Komandan Tim Rescuer Pos SAR Bakauheni Feriansyah mengatakan seluruh unsur SAR telah berupaya maksimal dengan memperluas area pencarian dan menyisir titik-titik yang dicurigai sepanjang aliran sungai. 

Korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Bakauheni, BPBD Lampung Selatan, Damkar, Polsek dan Koramil Palas, Satpol PP serta masyarakat.

Operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 12.00 WIB. Seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

ADHE KOLA

Selasa, 09 Juni 2026

Maling Motor Nyaris Tewas Diamuk Massa di Pringsewu

GADINGREJO (9/6/2026) – Seorang residivis maling motor asal Lampung Timur nyaris tewas diamuk massa usai mencuri sepeda motor milik jemaah Masjid Baitul Muslim di Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Pelaku berinisial GN, 46 tahun, warga Desa Buana Sakti, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Residivis ini tepergok menggasak motor saat pemilik kendaraan dan jemaah lainnya tengah menunaikan sholat Magrib.

Pemilik motor, Sukirno, melihat kendaraannya dibawa orang tidak dikenal. Korban melakukan pengejaran hingga pelaku dihentikan di kawasan Pasar Yogyakarta, Gadingrejo.

Saat hendak diamankan, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Teriakan maling dari warga memicu kepungan massa dan menghakimi pelaku hingga mengalami luka serius.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali, Selasa 9 Juni 2026, mengatakan patroli Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Pringsewu segera datang dan mengevakuasi pelaku ke rumah sakit dengan kondisi babak belur.

Polisi mengamankan satu unit sepeda motor curian serta dua kunci letter T diduga untuk merusak kontak kendaraan. Hasil penyelidikan mengungkap GN merupakan residivis kambuhan. Tersangka sudah dua kali dihukum karena perkara pencurian dan pembegalan.

Polisi kini masih mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam jaringan curanmor dan kasus serupa di lokasi lain. Tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

ADI SUSANTO

10 Kursi Kepala Dinas Lampung Utara Kosong

KOTABUMI (9/6/2026) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mulai mematangkan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai langkah penataan birokrasi sekaligus percepatan pengisian jabatan strategis yang masih kosong.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampung Utara Hendri Dunant,Selasa 9 Juni 2026, menyampaikan tahapan pelaksanaan uji kompetensi tinggal menunggu persetujuan pimpinan daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memiliki 39 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Dari jumlah tersebut, 10 jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) masih kosong dan sementara dijabat oleh pelaksana tugas.

Jabatan kosong meliputi Staf Ahli, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala BKPSDM, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Inspektur Daerah, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Berikutnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.

BKPSDM mencatat tidak seluruh pejabat eselon II dapat mengikuti uji kompetensi. Jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) belum dapat diikutsertakan karena pejabat yang bersangkutan baru dilantik sehingga belum memenuhi unsur penilaian kinerja.

Sebanyak 26 jabatan diproyeksikan mengikuti uji kompetensi. Namun, jumlah tersebut masih bersifat dinamis karena pemerintah daerah masih berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Uji kompetensi untuk mengevaluasi kesesuaian kompetensi, rekam kinerja, dan potensi pejabat sebelum penataan melalui rotasi maupun mutasi jabatan. Seluruh proses berjalan melalui koordinasi dengan BKN dan persetujuan kepala daerah.

ADI SUSANTO

Mobil Hangus Terbakar Saat Meluncur ke SPBU Kotabumi

KOTABUMI (9/6/2026) – Sebuah mobil pikap Suzuki Carry hangus terbakar di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Selasa pagi 9 Juni 2026. Insiden ini mengakibatkan pengemudi luka bakar ringan.

Mobil pikap hitam dengan nomor polisi BE 9557 JA terbakar saat dikemudikan pemiliknya, Inan Saputra, 58 tahun, wiraswasta warga Kelurahan Rejosari, Kotabumi. Tiba-tiba muncul api dari mesin ketika melintas dari rumah menuju SPBU.

Letupan api berkobar dalam waktu singkat dan melalap hampir seluruh bodi kendaraan. Sejumlah dokumen penting seperti KTP dan STNK turut hangus. Petugas juga menemukan satu jerigen berisi pertalite dalam mobil.

Inan Saputra mengalami luka bakar ringanbagian wajah dan tangan kiri. Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Candimas Medical Center Kotabumi.

Kebakaran mengakibatkan kemacetan lalu-lintas. Arus kendaraan tersendat selama setengah jam. Petugas damkar bersama personel Samapta Polres Lampung Utara berjibaku menjinakkan kobaran api pada pukul 09.45 WIB.

Kasi Humas Polres Lampung Utara Iptu Herawati mengatakan insiden kebakaran mobil disampaikan kepada petugas piket. Polisi mengecek lokasi dan olah tempat kejadian perkara. Penyebab kebakaran masih diselidiki. Sementara pengemudi mengalami luka bakar ringan.

ADI SUSANTO


Pelaku Penganiayaan Asal Mesuji Ditangkap Polsek Abung Selatan

KOTABUMI (9/6/2026) – Seorang remaja asal Mesuji ditangkap Polsek Abung Selatan atas dugaan penganiayaan pemilik warung di Dusun Gunung Labuhan, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara.

Pelaku berinisial MF, 17 tahun, menghantam kepala pemilik warung bernama Sumardi dengan batu bata pada Jumat pagi 5 Juni 2026. Korban mengalami luka berat dengan kondisi bersimbah darah. Ia dilarikan warga ke klinik hingga mendapatkan tujuh jahitan.

Kapolsek Abung Selatan AKP Mahbub Junaidi, Minggu 7 Juni 2026, mengungkap penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban. Polisi memperoleh informasi masyarakat dan mengenali ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV.

MF mengakui penganiayaan karena motif sakit hati. Remaja itu mendatangi warung Sumardi untuk meminta izin menginap atau beristirahat. Permintaan itu ditolak karena pemilikwarung tidak mengenal pelaku. 

Remaja itu disarankan beristirahat di masjid saja. Namun, tersangka emosi hingga balik lagi ke warung membawa batu bata. Ia berpura-pura membeli rokok dan tiba-tiba menghantam kepala Sumardi hingga bersimbah darah. Korban sempat melawan sambil berteriak hingga pelaku kabur melalui belakang warung.

Tersangka masih diperiksa Polsek Abung Selatan. Ia dijerat dengan pasal penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat.

ADI SUSANTO

Senin, 08 Juni 2026

Pesta Pernikahan Warga Kalianda Diserang Kawanan Tawon Vespa

KALIANDA (8/6/2026) – Kawanan tawon vespa menyerbu pesta pernikahan di RT 3 RW 6 Dusun Batu Balai, Desa Merak Belatung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu 7 Juni 2026 pukul 09.15 WIB. 

Serbuan tawon itu menyasar kru orgen tunggal dan panitia hajatan. Serangan tawon bertepatan gelaran hiburan musik. Tawon diduga terganggu sehingga menyerang kerumunan orang. Kawanan tawon itu kebetulan bersarang di dekat rumah sohibul hajat.

Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan Posko Kalianda bergerak cepat mengevakuasi sarang tawon di pemukiman warga . Tindakan ini mencegah potensi serangan berikutnya mengingat sebagian tawon terus berputar-putar seiring keramaian orang dan hiruk-pikuk suara musik.

Sohibul hajat, Desi, melaporkan serangan tawon vespa kepada Damkar Lampung Selatan karena mengancam keselamatan undangan hajatan. Regu 2 Posko Kalianda bergegas menuju lokasi dalam lima menit.

Tim dipimpin Komandan Regu Samin dan Wakil Ariyandi bersama empat anggota tiba pukul 09.35 WIB. Petugas mengenakan perlengkapan pelindung khusus dan mengevakuasi sarang tawon dengan kehati-hatian mengingat kawanan tawon masih berpotensi mengamuk.

Proses evakuasi terukur selama satu jam berhasil mengamankan sarang tawon vespa. Selesainya evakuasi bertepatan dengan kepadatan undangan hajatan sekitar pukul 10.45-11.00 WIB. Sohibul hajat bersama panitia dan kru hiburan orgen tunggal akhirnya lega terbebas dari serangan tawon.

GELLY ANTHONIYOS

Pemkab Pesisir Barat Revisi Perda RTRW Tahun 2017

KRUI (8/6/2026) – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat merevisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai upaya mewujudkan penataan ruang yang selaras dengan perkembangan daerah, kebutuhan masyarakat serta kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Kabid Tata Ruang dan Bangunan Pesisir Barat Rio Nico Fernando Ahra menjelaskan proses revisi Perda RTRW melalui beberapa tahapan. Revisi RTRW merupakan instrumen penting dalam mengarahkan pembangunan daerah sesuai terencana, berkelanjutan, dan memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang. 

Revisi menyesuaikan dinamika pembangunan, pertumbuhan wilayah serta kebijakan strategis nasional. Revisi diawali tahun 2022 dengan hasil Perda Nomor 8 Tahun 2017 tentang RTRW Pesisir Barat tahun 2017-2037.

Revisi Perda Nomor 8 tahun 2017 berdasarkan peraturan perundang-undangan di atasnya yang mewajibkan perubahan nomenklatur dan aturan lainny. Pemkab Pesisir Barat sudah menyusun materi teknis pada tahun 2012 setelah konsultasi public, rekomendasi peta dasar dari badan informasi geospasial dan lain-lain.

Pemkab Pesisir Barat telah melaksanakan klinik struktur ruang dan klinik pola ruang pada April tahun 2026. Beberapa kebijakan yang merujuk kepada peraturan perundang-undang di atasnya ada perubahan seperti integrasi antara rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Perubahan tersebut mengacu kepada Perda RT RW Provinsi Lampung seperti rencana program strategis nasional yaitu terase jalan tol yang akan melintasi Pesisir Barat. Rencana ini belum terakomodasi dalam Perda RTRW Nomor 8 Tahun 2017.

Melalui revisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dapat menciptakan tata ruang lebih adaptif terhadap kebutuhan pembangunan, menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan investasi serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

YUAN ANDESTA

Delapan Jemaah Haji Lampung Meninggal Dunia di Madinah

BANDARLAMPUNG (8/6/2026) – Sebanyak delapan jemaah haji Lampung meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. Dua di antaranya mafat sebelum menjalani rangkaian ibadah haji.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lampung Ansori F Citra menyampaikan jumlah jemaah haji Lampung yang meninggal dunia setelah kloter pertama haji asal Kota Bandarlampung tiba di Tanah Air, Sabtu 6 Juni 2026.

Kepulangan jemaah haji kloter pertama Kota Bandarlampung dalam kondisi lengkap sebanyak 445 orang. Rombongan ini disambut keluarga di Asrama Haji Rajabasa, Bandarlampung. Sebelum pulang ke rumah masing-masing, jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Ansori memerinci delapan jemaah meninggal dunia masing-masing dua orang asal Pringsewu dan Lampung Utara serta masing-masing satu orang dari Tanggamus, Mesuji, Tulangbawang, dan Kota Bandarlampung.

Kementerian Haji dan Umroh memastikan seluruh jenazah telah dimakamkan di Madinah sesuai prosedur pemerintah Arab Saudi. Para jemaah meninggal dunia memperoleh hak asuransi sesuai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026.

Ansori menilai pelaksaan ibadah haji tahun ini lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Selain angka kematian lebih rendah, kondisi kesehatan jemaah juga lebih stabil. Pada musim haji tahun lalu tercatat 19 jemaah asal Lampung meninggal dunia di Tanah Suci.

DANDI SUCIPTO

Sabtu, 06 Juni 2026

Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung

BANDARLAMPUNG (6/6/2026) – Seekor bayi gajah betina lahir dari indukan bernama Mega di Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung, Jumat dinihari 5 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Ini merupakan kelahiran kedua dari indukan sama.

Bayi gajah ini merupakan anak pasangan indukan Mega berusia 27 tahun dan pejantan Aris berumur 29 tahun. Kelahiran berlangsung normal dan menjadi momen penting dalam upaya konservasi satwa dilindungi.

Pencapaian ini sekaligus menorehkan catatan penting mengingat kelahiran gajah sumatera di Lembah Hijau Lampung berada di luar habitat alami. Lembah Hijau Lampung menyampaikan indukan dan bayi gajah dalam kondisi sehat dan tetap diawasi tim mahout bersama tenaga medis.

Dokter Hewan Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung Rasyid Ibransyah mengatakan bayi gajah lahir berjenis kelamin betina dengan bobot 123 kilogram. Bayi gajah ini dinamai Bocil.

Ini merupakan kelahiran kedua anak gajah dari pasangan Mega dan Aris di Lembah Hijau. Pasangan ini sebelumnya dikaruniai seekor anak jantan bernama Rawana pada 7 Agustus 2022.

Kelahiran tersebut menambah daftar keberhasilan program konservasi di Lembah Hijau. Beberapa bulan sebelumnya, lembaga konservasi itu juga sukses menyambut kelahiran dua ekor harimau sumatera pada 14 Februari 2026.

Rasyid berharap kelahiran satwa endemik tersebut menjadi angin segar bagi pelestarian gajah sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman.

DANDI SUCIPTO

Viral, Oknum TNI dan Warga Ribut di Bendungan Lampung Utara

KOTABUMI (6/6/2026) – Video keributan oknum TNI dan warga di kawasan Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, viral di media sosial hingga menyita perhatian publik. Kasus ini berakhir damai.

Keributan terjadi Kamis sore 4 Juni 2026 diduga akibat kesalahpahaman. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyampaikan insiden bermula seorang warga ditegur personel TNI karena bersepeda motor dengan suara knalpot keras.

Teguran tersebut memicu adu mulut. Seperti terekam video, suasana memanas karena sejumlah orang saling dorong hingga adu fisik. Sementara beberapa orang berupaya melerai.

Perangkat desa bersama pihak terkait bergerak cepat dengan membawa delapan pemuda ke Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi dengan kondisi terluka guna mendapatkan penanganan medis.

Menyikapi insiden tersebut, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis bersama Dandim Letkol Infanteri Roni Faturrohman memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak pada Kamis malam. Mediasi melibatkan unsur Forkopimda, Korem Garuda Hitam, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta personel TNI terkait peristiwa tersebut.

Pertemuan itu menyepakati perdamaian melalui pendekatan kekeluargaan dan mekanisme adat. Pihak terkait juga berkomitmen mengawal proses pengobatan para pemuda yang terluka akibat keributan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Forkopimda, DPRD, TNI, dan Polri juga turun ke lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan proses penyelesaian berjalan baik. Pengobatan korban menjadi perhatian bersama sebagai bagian perdamaian.

Dengan kesepakatan damai itu pemerintah daerah berharap keributan tidak berkembang menjadi konflik luas. Masyarakat juga diimbau menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi serta bijak menyikapi berbagai informasi.

ADI SUSANTO

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">