BAKAUHENI (24/3/2026) – Puluhan armada pikap pengangkut buah-buahan dan sayuran dilarang menyeberang lewat beberapa Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Larangan ini berisiko kerugian besar karena muatan terancam busuk.

Armada pikap hendak masuk Pelabuhan Bakauheni diputar balik. Puluhan pikap bermuatan buah-buahan dan sayuran lainnya juga terjebak di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).
Armada pikap tersebur rata-rata tidak mengetahui larangan penyeberangan armada logistik karena pelabuhan memprioritaskan arus mudik penumpang dan kendaraan pribadi. Sedikitnya 50 pikap bermuatan buah-buahan dan sayuran tertahan sejak Senin malam.
Para sopir kesal karena telanjur mengangkut buah-buahan dan sayuran penuh seperti biasanya. Angkutan diputar balik dan dilarang menyeberang tetapi petugas pelabuhan tidak memberikan kejelasan aturan tersebut.
Sebagian sopir dan pemilik armada pikap mengalihkan muatan pisang dengan truk Colt Diesel. Mereka rela merugi besar untuk sewa truk dan biaya bongkar muat buah-buahan asal bisa menyeberang lewat Pelabuhan Bandar Bakau Jaya atau Pelabuhan Sumur Makmur Abadi.
Kerugian pengusaha dan sopir diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Secara rata-rata, nilai muatan dalam satu kendaraan pikap berkisar Rp15 juta hingga Rp20 juta.
Pengalihan armada ini demi menyelamatkan muatan buah-buahan dan sayuran agar tidak membusuk. Sebagian pisang sudah rusak dan turun kualitas akibat tertahan lama di udara terbuka dan proses bongkar muat. Kondisi ini sudah pasti menurunkan harga.
GELLY ANTHONIYOS





