Rabu, 06 Mei 2026

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Beraksi Tiga Kali di Candipuro

LAMPUNG SELATAN (06/05/2026)  – Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan bersama Polsek Candipuro berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis sepeda motor. Seorang pelaku berinisial M. R alias Basir 33 tahun, warga Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi pencurian di wilayah setempat.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Noviarif Kurniawan, dalam konferensi pers Senin, 4 Mei 2026, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang menindaklanjuti laporan masyarakat.

Peristiwa terakhir terjadi pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di Desa Trimomukti. Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela menggunakan alat besi, lalu membawa kabur sepeda motor yang berada di ruang keluarga.

Dari hasil penyelidikan intensif, keberadaan pelaku terdeteksi di Desa Sidoasih, Kecamatan Ketapang. Tim bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan, kemudian dibawa ke Mapolsek Candipuro untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 Dalam interogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali di lokasi berbeda pada Februari, Maret, dan April 2026. Modus yang digunakan adalah mencongkel bagian rumah pada malam hingga dini hari, lalu mengambil sepeda motor milik korban. Pelaku mengaku hasil curian digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan membayar utang.

Korban pencurian, Wantoni, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak kepolisian karena kendaraan berhasil ditemukan. Ia mengapresiasi kinerja aparat yang cepat dan tanggap dalam menangani kasus ini.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor Honda Beat serta satu alat pengupas kelapa yang digunakan untuk mencongkel jendela. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal sembilan tahun. Saat ini, pelaku masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

ADHE KOLA

Gajah Agresif di Suoh, Warga Mendesak BKSDA Bertindak

SUOH (06/05/2026) – Konflik antara manusia dan satwa liar di Kecamatan Suoh, Lampung Barat, kini memasuki fase genting. Sebanyak 18 ekor gajah liar bertahan di sekitar pemukiman warga selama 15 hari terakhir tanpa berhasil digiring kembali ke hutan. Kawanan besar ini saat ini berada di kawasan Danau Lebar, Pekon Suka Marga, dan terus bergerak melintasi perkebunan serta fasilitas warga.

Situasi semakin mencekam setelahgajah-gajah tersebut nekat menyeberangi jalan dan jembatan, merusak tanaman produktif seperti singkong dan pisang, bahkan menghancurkan pipa air bersih di Pekon Gunung Ratu. Tidak hanya itu, kawanan ini juga sempat merusak kuburan dan rumah warga, menambah rasa takut masyarakat yang setiap hari harus berjaga.

Tim Sahabat Satwa Lembah Suoh bersama masyarakat bekerja ekstra keras siang dan malam. Blokade dan upaya penggiringan telah dilakukan, namun kawanan gajah tidak menggubris kehadiran petugas. Ronda malam pun digelar warga untuk mencegah gajah masuk ke pekon-pekon terdekat, termasuk Ringin Sari.

Ketua Sahabat Satwa Lembah Suoh sekaligus anggota DPRD Lampung Barat, Sugeng Hari Kinaryo Adi, menegaskan karakter gajah kali ini sangat agresif. Warga mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) segera turun tangan dengan penanganan teknis yang lebih masif. Harapan masyarakat, langkah cepat dapat dilakukan sebelum jatuh korban jiwa atau kerusakan yang lebih luas.

LILIANA PARAMITA

Selasa, 05 Mei 2026

Ibu dan Balita Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalinsum Lampung Utara

ABUNG SELATAN (05/05/2026) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Selasa (5/5) sekitar pukul 07.15 WIB. Seorang ibu rumah tangga bersama anak balitanya tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak truk fuso dari arah belakang.

Korban diketahui bernama Novita Sari 33 tahun, warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Blambangan Pagar, yang saat itu membonceng anaknya Jihan Syaqila 2 tahun. Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Data kepolisian menyebutkan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Supra Fit tanpa nomor polisi dan truk Fuso Hino BE 9750 BU yang dikemudikan Saudi Mustofa 31 tahun, warga Trimulyo, Kelurahan Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu.

Menurut keterangan warga, kecelakaan terjadi tepat di depan rumah salah seorang warga. Mereka sempat panik setelah mendengar benturan keras, lalu mendapati korban tergeletak dalam kondisi mengenaskan.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan sepeda motor korban melaju dari arah Blambangan Pagar menuju Simpang Propau, Kotabumi. Truk fuso yang berada di jalur sama diduga terlalu dekat sehingga menabrak bagian belakang motor hingga korban terjatuh dan terlindas.

Usai kejadian, sopir truk sempat meninggalkan lokasi karena takut diamuk warga, namun kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Saat ini ia sudah diamankan Satlantas Polres Lampung Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain menelan korban jiwa, sepeda motor korban mengalami kerusakan di bagian spakbor belakang dengan kerugian materil ditaksir jutaan rupiah. Aparat kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyelidikan.

Kasus kecelakaan ini masih ditangani pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti serta unsur kelalaian yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia.

 

ADI SUSANTO DAN VIJAY

Dua Bayi Harimau Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung

BANDARLAMPUNG (05/05/2026) – Dua bayi harimau sumatera lahir di kawasan wisata sekaligus lembaga konservasi Lembah Hijau Lampung pada 14 Februari 2026. Kelahiran ini bukan sekadar menambah populasi, tetapi menjadi simbol harapan bagi kelestarian satwa yang terancam punah.

Induk betina bernama Shinta merupakan penyintas jerat pemburu liar di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Bengkulu, pada 2024. Setelah diselamatkan dan dirawat, Shinta mendapat kesempatan kedua untuk hidup. Sementara pejantan Kyai Batua juga pernah terjerat di kawasan Hutan Suoh, Lampung Barat, pada 2019.

Kedua harimau yang sama-sama pernah terluka itu dipertemukan dalam program perkembangbiakan (breeding) selama dua tahun. Proses dilakukan dengan pengawasan ketat dan perawatan intensif hingga akhirnya membuahkan kelahiran dua anak harimau yang sehat dan lincah.

Komisaris Utama Taman Wisata Lembah Hijau, Irwan Nasution, menyebut kelahiran ini sebagai bukti keberhasilan konservasi. Hal senada disampaikan Itno Itoyo, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung BKSDA Bengkulu, yang menegaskan bahwa kelahiran satwa langka ini menjadi pengingat pentingnya menjaga habitat alami.

Kelahiran dua bayi harimau sumatera tersebut diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya kelestarian satwa liar. Dari kisah luka masa lalu, kini lahir generasi baru penjaga rimba yang memberi harapan bagi masa depan.

PANDAWA AF 

Lampung Selatan Gelar Upacara HARDIKNAS 2026

LAMPUNG SELATAN (05/05/2026) – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2026 di Lapangan Korpri, Senin 4 MEI 2026. Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi penguatan sektor pendidikan di Bumi Khagom Mufakat.

Wakil Bupati Lampung Selatan, Syaiful Anwar, bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sekolah se-Kecamatan Kalianda, serta ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam rangkaian acara, pemerintah daerah memberikan tanda kehormatan kepada guru yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Seusai upacara, PLT. Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Syaifulloh, menyampaikan arah kebijakan pendidikan tahun 2026. Ia menegaskan tema besar tahun ini adalah partisipasi semesta demi mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua.

GELLY ANTHONIYOS

   

FSBKU Rayakan May Day dengan Bakti Sosial di Lampung

KATIBUNG (05/05/2026) – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 dirayakan secara berbeda oleh Serikat Pekerja Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) yang berbasis di PT PLN Tarahan. Alih-alih menggelar orasi atau aksi turun ke jalan, organisasi ini memilih mengadakan bakti sosial berupa sunatan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian sembako bagi warga kurang mampu di Sekretariat FSBKU, Kelurahan Panjang, Lampung.

Ketua FSBKU, Heri Purwanto, menyatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk menghadirkan kesan positif bagi perusahaan, karyawan, dan masyarakat sekitar. Ia menjelaskan, program ini sudah dilaksanakan sejak 2024 dengan kegiatan pembagian sembako dan khitanan. Tahun ini, cakupan kegiatan meningkat signifikan dengan melayani lebih dari seratus anak untuk khitan gratis serta mengadakan donor darah.

Heri juga mengajak seluruh pekerja di Lampung memperkuat persatuan buruh, tidak hanya dalam memperjuangkan keadilan, tetapi juga menjalin silaturahmi demi kesejahteraan bersama. Ke depan, ia berharap perayaan May Day dapat melibatkan lebih banyak serikat pekerja dari berbagai pabrik di Lampung, misalnya melalui kompetisi olahraga.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari manajemen perusahaan karena dinilai memberi dampak positif bagi masyarakat maupun organisasi buruh. Salah satu orang tua peserta khitanan massal, Linda, menyampaikan terima kasih kepada FSBKU yang bekerja sama dengan Polda Lampung sehingga kegiatan tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

GELLY ANTHONIYOS

   

Sabtu, 02 Mei 2026

Diduga pengaruh narkoba, seorang ayah menikam putri kandungnya

TULANGBAWANG BARAT (2/5/2026) - Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Cahyo Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Seorang ayah diduga di bawah pengaruh narkoba tega menikam anak kandungnya yang masih berusia 10 tahun. Korban, seorang bocah perempuan, mengalami luka tusukan di bagian punggung, dada, dan perut, dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan berkat kesigapan warga yang segera mengevakuasi.

Insiden ini terjadi pada Rabu, 29 April 2026. Kurang dari tiga jam setelah kejadian, aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku bernama Rekiyanto di lokasi yang tidak jauh dari rumahnya. Polisi juga menyita pisau yang digunakan sebagai barang bukti. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku berhalusinasi akibat pengaruh narkoba jenis sabu, sehingga tidak mengenali putrinya sendiri dan melakukan penusukan sebanyak lima kali.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang Barat, AKP Juherdi Sumandi, menegaskan pelaku kini sudah ditahan dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya narkoba yang dapat memicu tindakan kriminal dan merusak kehidupan keluarga.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar, sekaligus menjadi peringatan keras tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

SULISTIONO

10 Jamaah Haji Lampung Tertunda, keberangkatannya ke Tanah Suci

BANDARLAMPUNG (2/5/2026) – Sebanyak 10 calon jamaah haji asal Provinsi Lampung dipastikan batal atau tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M. Penundaan tersebut disebabkan berbagai faktor, mulai dari kondisi kesehatan, meninggal dunia, hingga kelengkapan dokumen yang belum terpenuhi.

Hingga Sabtu 2 Mei 2026,  sebanyak 2.657 jamaah dari total kuota 5.869 jamaah asal Lampung telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Proses pemberangkatan dilakukan melalui Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, dan sejauh ini sudah tercatat enam kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan.

Sepuluh jamaah yang tertunda berasal dari empat wilayah, yakni Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, dan Pesawaran, serta tersebar di beberapa kloter. Kementerian memastikan seluruh layanan di Asrama Haji Rajabasa, mulai dari pemeriksaan kesehatan, layanan administrasi, hingga pembagian living cost, berjalan sesuai prosedur dan standar operasional.

Sementara itu, laporan petugas di Tanah Suci menyebutkan sejumlah jamaah, terutama kelompok lansia, mulai mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan. Karena itu, jamaah diimbau untuk mengatur tenaga dengan baik dan memprioritaskan pelaksanaan ibadah haji yang bersifat wajib agar rangkaian ibadah dapat dijalankan secara maksimal. 

ADI SUSANTO 

Jumat, 01 Mei 2026

Maling Motor Buang Tembakan, Bahkan Nekat Mengejar Korban

BANDARLAMPUNG (1/5/2026) – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kota Bandarlampung. Komplotan pencuri kendaraan bermotor bersenjata api terekam kamera CCTV saat beraksi di sebuah kafe kopi, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat.

Berdasarkan rekaman CCTV, komplotan yang berjumlah dua orang tersebut berbagi peran dalam menjalankan aksinya. Satu pelaku bertugas sebagai eksekutor yang mengambil motor di parkiran, sementara rekannya memantau situasi di sekitar lokasi.

Aksi pelaku sempat dipergoki oleh korban. Namun, alih-alih melarikan diri, salah satu pelaku justru bertindak nekat dengan menodongkan senjata api. Pelaku bahkan melepaskan dua kali tembakan ke arah korban saat berupaya melakukan pengejaran.

Korban pencurian, Dery Musyaffa, Jumat 1 Mei 2026,  mengatakan sepeda motor jenis matik berwarna biru miliknya berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Meski sempat terjadi penembakan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa mencekam tersebut.

Pihak kepolisian dari Polsek setempat telah mendatangi lokasi untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga telah mengamankan rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Saat ini, kepolisian masih melakukan pengejaran intensif terhadap komplotan curanmor tersebut yang dinilai sangat membahayakan masyarakat karena tidak segan-segan menggunakan senjata api saat beraksi.

ADI SUSANTO

Nelayan Kotaagung Tidak Melaut Karena Kesulitan Dapatkan BBM

KOTAAGUNG (1/5/2026) – Sebagian besar nelayan Kotaagung, Tanggamus, tidak bisa melaut karena kesulitan pasokan bahan bakar minyak jenis solar dan pertalite selama sebulan terakhir. Pembelian BBM ke SPBU ditolak karena tidak memiliki barcode.

Nelayan mengeluh tidak bisa mencari nafkah sejak pemberlakuan kebijakan barcode. Pembelian BBM dengan jerigen di SPBU tidak dilayani. Sebagian nelayan coba membeli BBM ke warung atau pengecer tetapi biaya operasional membengkak karena harga eceran lebih mahal. Sementara hasil tangkapan ikan tidak menutup biaya melaut.

Faktor cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan arus kuat juga memaksa nelayan berhenti melaut. Hari-hari dihabiskan dengan perbaikan jaring. Ada pula sebagian memilih bekerja serabutan demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Beberapa nelayan berinisiatif mengubah haluan menjadi nelayan pancing. Kebetulan saat ini sedang musim cumi. Mereka memancing sekitar pantai mulai petang hingga pukul 21.00 WIB dengan hasil sekitar tiga kilogram cumi.

Kepala Dinas Perikanan Tanggamus Darma Setiawan mengupayakan solusi bagi nelayan terdampak kebijakan BBM. Pemerintah berkoordinasi  dengan kelompok nelayan serta pemangku kepentingan untuk membahas teknis pemenuhan kebutuhan BBM nelayan.

HARDI SUPRAPTO

Kamis, 30 April 2026

Maling Motor Asal Waykanan Diringkus Polres Lampung Utara

KOTABUMI (30/4/2026) – Anggota komplotan spesialis maling motor diringkus tim gabungan Polsek Sungkai Utara dan Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara. Pelaku dikejar selama dua muinggu setelah menggasak motor di halaman klinik Sungkai Utara.

Tersangka berinisial PS, warga Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan. Ia ditangkap di rumah persembunyian bersama barang bukti motor curian.

Wakapolres Lampung Utara Kompol Yohanis, Kamis 30 April 2026, didampingi Kasat Reskrim AKP Ivan Roland Kristofel, kapolsek Sungkai Utara serta Kasi Humas mengungkap penangkapan PS sebagai tersangka komplotan maling motor di halaman Klinik Kaira, Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Sabtu 18 April 2026 pukul 12.30 WIB. 

Komplotan maling terekam CCTV merusak kunci stang dan membobol kontak motor Honda Beat putih BE 4094 KS tahun 2021 dengan kunci T. Pelaku beraksi hanya dalam hitungan detik langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

Penyelidikan polisi berhasil mengidentifikasi kawanan maling hingga seorang di antaranya ditangkap di Waykanan. Seorang rekannya masih buron. Tersangka dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

ADI SUSANTO

Ratusan Hektar Tanaman Padi di Tanggamus Terserang Hama

WONOSOBO (30/4/2026) – Hama wereng dan tikus menyerang secara masif tanaman padi usia 14 hari hingga dua bulan di Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. Upaya pencegahan dan pemberantasan hama menggunakan insektisida belum membuahkan hasil.

Areal persawahan terkena serangan hama tercatat 70 hektar di Kalirejo, 15 hektar di Banyu Urip, 7 hektar di Karang Anyar, 5 hektar di Dadisari serta Soponyono dan  selebihnya di Dadirejo.

Kondisi tanaman padi menguning, layu hingga mongering. Hama tikus dan wereng menyerang tanaman sejak usia 14 hari hingga dua bulan. Ada lagi serangan penyakit lain dengan areal cukup luas.

Para petani dibantu Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Tanggamus, berupaya mengendalikan hama dengan penyemprotan insektisida, namun belum mampu menghentikan hama.

Petani juga mengeluhkan keterbatasan jenis insektisida dan minimnya pendampingan penyuluh pertanian sehingga sehingga pengendalian hama kurang efektif.

Sebagian persawahan Wonosobo sebenarnya sudah dua tahun tersenang hama berdampak penurunan hasil panen. Selain wereng dan tikus, tanaman padi juga diserang lembing, pengerek batang,dan kepinding tanah.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Tanggamus Rahmat Hidayat mengatakan telah menyiapkan bantuan pestisida setelah petugas lapangan mendata persawahan terkena serangan hama.

Para petani berharap lebih dari sekadar distribusi pestisida. Mereka membutuhkan pendampingan intensif, edukasi pengendalian hama terpadu serta solusi jangka panjang.

HARDI SUPRAPTO

Lapas Kalianda Bantah Dugaan Pungli Jutaan Lewat Medsos

KALIANDA (30/4/2026) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalianda membantah dugaan pungutan liar (pungli) hingga jutaan rupiah oleh petugas lapas, Rabu 29 April 2026. Pungli ini disampaikan melalui media sosial Tiktok@Kalianda 16.

Unggahan akun Tiktok@Kalianda 16 menuding salah satu petugas Lapas Kalianda berinisial MFP menarik iuran hingga jutaan rupiah bagi peredaran handphone. Pungli ini mencatut nama pimpinan.

Merespons tudingan tersebut, Kepala Lapas Kalianda Beni Nurahman membantah keterlibatan anggotanya dan langsung melakukan investigasi internal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim pengamanan, petugas berinisial MFP menyatakan tidak pernah melakukan maupun mengakui perbuatan sebagaimana dituduhkan dalam media sosial. Petugas tersebut merupakan staf pengamanan dengan pengawasan atasan langsung. Karena itu tudingan memiliki pengaruh besar dalam pungutan dinilai tidak berdasar.

Lapas Kalianda berkomitmen menelusuri kemungkinan peredaran barang terlarang seperti ponsel maupun narkotika dengan ancaman pencabutan hak-hak bagi warga binaan yang terbukti melanggar aturan.

Menanggapi polemik ini, pengamat hukum Rusman Effendi memandang tudingan pungutan terhadap Lapas Kalianda telah menjadi konsumsi publik sehingga memerlukan penanganan lebih serius dari sekadar klarifikasi internal. Munculnya dugaan praktik pungutan ini bersifat terstruktur dan melibatkan banyak pihak ini menjadi alasan kuat aparat penegak hukum untuk bertindak cepat tanpa harus menunggu delik aduan. 

Jika Lapas meyakini tuduhan itu fitnah atau informasi bohong maka sebaiknya menempuh jalur hukum untuk mengungkap  aktor di balik akun sekaligus memulihkan integritas institusi.

GELLY ANTHONIYOS

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">