TANGGAMUS (27/10/2026) - Sebanyak 43 siswa SDN 3 Kedaloman,
Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, diduga mengalami keracunan Makan
Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 26 Oktober 2026 malam.
Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, dr. Herry Novrizal
mengatakan, para siswa mengonsumsi paket MBG dari SPPG Pekon Pariaman saat jam
istirahat sekitar pukul 14.30 WIB.
Gejala mual dan muntah mulai muncul sekitar pukul 18.30 WIB,
setelah dilaporkan oleh bidan desa di Dusun Campang, Pekon Kedaloman. Hingga
pukul 21.15 WIB, jumlah siswa terdampak tercatat 43 orang.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di
Puskesmas Kedaloman, Puskesmas Talang Padang, dan Puskesmas Gisting.
LAMPUNG UTARA (26/10/2026) - Guru Ponpes di Lampung Utara Jadi Tersangka Pencabulan Lima SantriwatiLAMPUNG UTARA - Polres Lampung Utara menetapkan seorang guru berinisial IS (34) sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap lima santriwati di Arriyadl Nusantara Global Islamic Boarding School (ANAGIBS).
Penetapan tersangka dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel, Senin (26/10/2026).
van menjelaskan, dugaan pencabulan terjadi di lingkungan pondok pesantren saat para korban hendak melaksanakan salat Subuh.
Kasus ini terungkap setelah laporan keluarga korban melalui layanan Call Center 110 pada awal Oktober 2026. Petugas gabungan Samapta dan Satreskrim kemudian mendatangi lokasi dan membawa IS untuk diperiksa di Unit PPA.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 6 huruf c UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Di sisi lain, legalitas ANAGIBS turut menjadi sorotan. Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Lampung Utara, Ahmad Syabani, menyebut pada 9 Oktober 2026 bahwa lembaga tersebut belum terdaftar sebagai pondok pesantren di Kemenag setempat.
Kemenag berencana membentuk tim verifikasi untuk memastikan legalitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga tersebut.
Polisi menegaskan penanganan perkara masih berlanjut dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah dan perlindungan terhadap identitas korban yang masih di bawah umur.
TULANG BAWANG BARAT (26/10/2026) - Kecelakaan maut terjadi di Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka) KM 189 Jalur A, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (25/10/2026) sore.
Minibus yang membawa 10 penumpang dari arah Bandar Lampung menuju Tulang Bawang hilang kendali dan menabrak truk fuso yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami kerusakan.
Akibat kecelakaan tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.Dirlantas Polda Lampung, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyebut salah satu korban meninggal merupakan anggota Polri yang bertugas di Polsek Gedung Aji, Polres Tulang Bawang."Dugaan awal sopir mengalami microsleep atau mengantuk saat mengemudi hingga menabrak truk yang berhenti di bahu jalan dari arah belakang," ujar Reza.Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Berdasarkan data dari laporan kepolisian, berikut identitas 6 korban meninggal:
1. Aipda Agung Eko Prasetyo (pengemudi, anggota Polsek Gedung Aji, Polres Tulang Bawang)
2. Demi Astuti
3. Resmia Ayu Prasetya
4. Danis Al Ghossan
5. Ahmad Basarudin (alias Si Lambe Turah)
6. Argantara Yuda (bin Ahmad Basarudin)
Korban Selamat / Luka-Luka
Empat penumpang lain yang mengalami luka berat dan dirawat di rumah sakit (RS Mutiara Bunda) meliputi:
LAMPUNG SELATAN (26/10/2026) - Seorang marbot masjid berinisial JS (75) di
Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, ditangkap polisi atas dugaan
kekerasan seksual terhadap penyandang disabilitas mental berinisial CW (23).
Kanit PPA Satreskrim Polres Lampung Selatan, Ipda Sigit
Ponco Winarno, mengatakan kasus terungkap setelah warga memergoki pelaku
beraksi di gudang masjid pada 1 Oktober lalu.
Usai dipergoki, JS sempat melarikan diri ke Bandar Lampung.
Polisi kemudian menangkapnya di kediamannya pada Rabu (21/10) dini hari.
Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan
pencabulan dan persetubuhan terhadap korban sebanyak lima kali di lokasi yang
sama."Tersangka mengenal dan bertetangga dengan korban, serta mengetahui
kondisi disabilitas mental korban," kata Sigit.
Saat ini pelaku ditahan di Rutan Mapolres Lampung Selatan.
Ia dijerat Pasal 6 huruf c UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS juncto Pasal 473
ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
BANDARLAMPUNG (27/5/2022) - Dugaan korupsi anggaran Sekretariat DPRD Lampung Utara Tahun Anggaran 2022 memasuki babak tuntutan.
Tiga mantan pejabat dituntut pidana penjara hingga 9 tahun di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (22/10/2026).
Ketiga terdakwa yakni Ahmad Alamsyah, Isman Efrilian, dan Fahruk. Mereka didakwa menyimpangkan pengelolaan anggaran melalui kegiatan fiktif yang merugikan keuangan negara Rp2,9 miliar berdasarkan audit BPK.
Fahruk selaku mantan Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan Bagian Keuangan dituntut paling berat, yakni 9 tahun penjara, denda Rp100 juta subsider 140 hari kurungan, dan uang pengganti Rp1,4 miliar subsider 4 tahun penjara.
Sedangkan Ahmad Alamsyah selaku mantan Sekretaris DPRD dituntut 8 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 140 hari, dan uang pengganti Rp330 juta subsider 4 tahun penjara.
Isman Efrilian selaku Bendahara Pengeluaran dituntut 8 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 140 hari, serta uang pengganti Rp582 juta subsider 3 tahun 6 bulan penjara.
Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pledoi terdakwa.
LAMPUNG BARAT (24/10/2026) - Badan
Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Lampung Barat terus melakukan
terobosan untuk mengoptimalkan potensi daerah melalui riset dan inovasi.
Langkah ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah
(PAD), Jumat (23/10/2026).
Kepala Brida Lampung Barat, Nowo Wibawono, mengatakan sejak
menjabat pada Oktober 2025, pihaknya fokus menjalankan tiga program strategis
yakni pengembangan Geopark Kaldera Suoh, Kampus Lapangan Geologi, dan teknologi
kultur jaringan di Kebun Raya Liwa (KRL).
"Tiga program ini kami siapkan agar potensi geologi,
pendidikan, hingga konservasi di Lampung Barat bisa memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat," ujarnya.
1. Geopark Kaldera Suoh Terus Digenjot
Pengembangan Geopark Kaldera Suoh telah berjalan sejak 2022.
Kawasan ini dinilai memiliki potensi geologi luar biasa yang bisa dikembangkan
melalui riset, edukasi, konservasi, dan pariwisata berbasis alam.
Brida menargetkan, dengan pengelolaan berkelanjutan dan
promosi yang masif, Kaldera Suoh tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mampu
menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor wisata dan UMKM.
2. Kampus Lapangan Geologi Gandeng 6 Universitas Ternama
Program kedua adalah Kampus Lapangan Geologi. Fasilitas ini
disiapkan sebagai pusat pembelajaran dan penelitian kebumian langsung di
lapangan.
Saat ini Brida telah menjalin kerja sama dengan enam
perguruan tinggi ternama, yaitu UGM, Unsri, ITERA, Unja, Unila, dan
Unpad.Keberadaan kampus lapangan ini diharapkan mengukuhkan Lampung Barat
sebagai laboratorium alam geologi Indonesia.
Dampak ekonominya pun diharapkan terasa dari kebutuhan
akomodasi, transportasi, hingga konsumsi bagi mahasiswa dan peneliti yang
datang.
3. Kultur Jaringan di Kebun Raya Liwa Jadi Primadona
BaruTerobosan paling strategis ada di Kebun Raya Liwa. Brida tengah menyiapkan
pengembangan teknologi kultur jaringan tanaman.
Kebun Raya Liwa sendiri diketahui menyimpan kekayaan flora
langka, seperti Pakis Ekor Monyet, 41 jenis tanaman obat, hingga Taman Araceae
atau Taman Anggrek.
Berbeda dengan perbanyakan konvensional melalui biji atau
stek, kultur jaringan memanfaatkan bagian kecil daun dalam kondisi terkontrol
untuk menghasilkan bibit dalam jumlah besar, seragam, dan berkualitas.
"Teknologi ini tidak hanya untuk konservasi, tapi juga
berpeluang menjadi sumber ekonomi baru jika produksi bibitnya bisa memenuhi
permintaan pasar," jelas Nowo.
Untuk mematangkan program ini, Brida menggandeng ahli dari
FMIPA Universitas Lampung, Prof. Endang Linirin dan Prof. Endang Nurwijayanti.
Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kajian ilmiah,
menentukan jenis tanaman potensial, serta meningkatkan kapasitas SDM lokal.
Nowo menegaskan, keberhasilan riset tidak boleh berhenti di
atas kertas. Hasil riset harus bisa diaplikasikan dan dirasakan langsung oleh
masyarakat Lampung Barat.
Kebakaran lahan belukar seluas satu hektare terjadi di
Pemangku Way Salang, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung
Barat, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.
Api yang dipicu pembakaran sampah oleh warga dengan cepat
membesar akibat angin kencang dan kemarau panjang. Lokasi kebakaran yang berada
di kawasan pegunungan dengan akses terjal menyulitkan mobil pemadam kebakaran
untuk mencapai lokasi.
Berkat kesigapan warga Pemangku Way Salang yang bergotong
royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, kobaran api berhasil
dikendalikan sebelum merembet ke perkebunan warga.Peratin Pekon Sukabumi,
Alamsyah membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut api
diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan pemiliknya.Ia mengimbau
masyarakat agar tidak membakar sampah di dekat area perkebunan, mengingat
kondisi kemarau panjang sangat rentan memicu kebakaran.
MESUJI (21/10/2026) - Sengketa lahan antara masyarakat Trans 8 Desa di Kecamatan Way Serdang dan Simpang Pematang dengan PT Pematang Agri Lestari (PAL) akhirnya menemui kesepakatan setelah berlangsung selama 4 tahun.
Massa yang sebelumnya berjaga di lokasi sengketa kini telah membongkar pos-pos penjagaan dan mengundurkan diri, menyusul tercapainya kesepakatan antara perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan.
Kuasa Hukum Masyarakat, Ghinda Ansori Wayka, menyampaikan hasil kesepakatan tersebut kepada masyarakat di Balai Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Senin sore.
Ia menjelaskan, perusahaan akan memberikan uang tali asih dari bagi hasil panen selama 4 bulan ke depan sebagai jaminan keamanan selama proses pemanenan.
Selain itu, kedua belah pihak juga menyepakati penyelesaian pengembalian tanah serta perhitungan kompensasi sewa lahan masyarakat yang telah digarap perusahaan selama 23 tahun, sejak 2003 hingga 2025.
BANDARLAMPUNG (27/5/2022) - Enam puluh dua tahun perjalanan Partai Golongan Karya menjadi bagian dari dinamika perjuangan dan pembangunan bangsa. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Lampung menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), dilanjutkan dengan doa bersama dan tasyakuran.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, mempererat persatuan, serta meneguhkan komitmen pengabdian kepada masyarakat.Rangkaian peringatan diawali dengan ziarah ke TMP Tanjung Karang, Bandar Lampung.
Dalam suasana khidmat, jajaran pengurus dan kader Golkar Lampung memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Ziarah ini menjadi pengingat akan pentingnya meneladani semangat perjuangan, menjaga persatuan, dan melanjutkan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Usai ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tasyakuran di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Lampung.
Momentum tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Partai Golkar, sekaligus memperkuat silaturahmi, soliditas organisasi, dan semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah kepada masyarakat.
Dengan mengusung tema "Golkar Bersama Rakyat; Karya Nyata, Rakyat Sejahtera", Golkar menegaskan bahwa keberhasilan organisasi politik harus diukur dari kontribusi dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Melalui kerja nyata, kepedulian terhadap aspirasi rakyat, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan potensi daerah, Golkar diharapkan terus berkontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung.
Enam puluh dua tahun bukan sekadar catatan perjalanan, melainkan momentum untuk memperkuat langkah dan meneguhkan semangat pengabdian. Melalui ziarah, doa bersama, dan tasyakuran, DPD Partai Golkar Provinsi Lampung menegaskan komitmen untuk terus merawat persatuan, menumbuhkan kepedulian, dan menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.
BANTEN (20/10/2026) - Perjalanan Kapal Motor Penumpang (KMP) Eksekutif Batumandi dengan rute Pelabuhan Bakauheni menuju Merak mengalami insiden pada Selasa (20/10/2026) sore.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami dugaan ledakan sekitar pukul 16.00 WIB, saat posisi kapal sudah memasuki perairan dekat Pelabuhan Merak, Banten.
Kabar insiden ini mencuat dari kesaksian salah satu penumpang bernama Rudini, yang saat kejadian berada di dalam kapal untuk tujuan Jakarta.
Dari informasi sementara yang berhasil dihimpun, sumber ledakan diduga kuat berasal dari bagian bawah kapal, tepatnya di ruang mesin. Belum diketahui secara pasti apa yang memicu ledakan tersebut.
Beruntung, saat kejadian sejumlah kapal nelayan yang sedang melintas di sekitar Selat Sunda dengan cepat memberikan pertolongan pertama. Aksi sigap para nelayan sangat membantu proses awal penyelamatan penumpang di tengah kepanikan.
Tak berselang lama, Tim SAR gabungan bersama instansi terkait tiba di lokasi kejadian dan langsung mengambil alih penanganan serta proses evakuasi.
Hingga saat ini, pihak ASDP maupun otoritas pelabuhan belum memberikan pernyataan resmi. Penyebab pasti ledakan, jumlah penumpang di dalam kapal, serta kondisi korban masih dalam proses pendataan dan menunggu konfirmasi resmi dari pihak operator kapal dan Basarnas.
Aparat berwenang masih melakukan penanganan intensif di lokasi.
LAMPUNG BARAT (20/10/2026)
- Puskesmas Kebun Tebu, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat,
mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program Cek
Kesehatan Gratis (CKG) Goes to School, Senin (19/10/2026).
Program ini menyasar lebih dari 2.500 siswa dari jenjang TK,
SD, SMP hingga SMA di wilayah Kecamatan Kebun Tebu.
Salah satu pelaksanaannya digelar di TK Negeri 01 Kebun
Tebu. Tim kesehatan Puskesmas melakukan pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi
dan berat badan, serta pemeriksaan gigi, mata, dan telinga sebagai upaya
deteksi dini gangguan kesehatan anak.
Kepala Puskesmas Kebun Tebu, Hendri Saputra, mengatakan
program tersebut bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada siswa dan
meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
"Anak yang sehat akan lebih siap belajar, tumbuh dan
berkembang secara optimal. Melalui program ini kondisi kesehatan anak dapat
diketahui lebih awal," ujar Hendri.
Selain itu, Puskesmas Kebun Tebu juga mendorong terwujudnya
zero stunting melalui program PESTA MUARI yang fokus pada penanganan dan
pencegahan stunting pada remaja putri. Program ini meliputi edukasi kesehatan,
pemantauan gizi, dan pendampingan berkelanjutan.Sementara itu, Kepala TK Negeri
01 Kebun Tebu, Hida Astati, mengapresiasi pelaksanaan CKG di sekolahnya.
Menurutnya, pemeriksaan di sekolah memudahkan deteksi tumbuh kembang anak tanpa
harus datang ke fasilitas kesehatan.
Dengan program Goes to School, Puskesmas berharap kesadaran
hidup sehat meningkat di kalangan pelajar, pendidik, dan orang tua, sekaligus
mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
BANDARLAMPUNG (27/5/2022) - Warga Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara digegerkan penemuan jasad bayi perempuan di aliran Sungai Terusan bawah jembatan Desa Bumi Jaya, Rabu (14/10/2026).
Jasad bayi pertama kali ditemukan seorang buruh harian lepas yang hendak mandi usai mencabut singkong, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu saksi melihat jasad mengambang di aliran sungai yang tidak mengalir akibat musim kemarau.
Temuan itu kemudian dilaporkan warga melalui layanan darurat kepolisian 110.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel membenarkan penemuan tersebut, Kamis (15/10/2026).Dari pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh sekitar 55 sentimeter.
Tali pusar dan ari-ari masih melekat, diduga baru dilahirkan.Pada tubuh korban ditemukan luka di bawah ketiak kiri, memar di wajah kanan, dan luka robek di pinggang.
Kondisi jasad sudah membusuk dan ditemukan belatung. Polisi memperkirakan kematian terjadi 4-5 hari sebelum ditemukan.Di lokasi, petugas mengamankan satu kantong plastik merah yang diduga digunakan untuk membungkus bayi.
Lokasi penemuan berada di perbatasan Desa Bumi Jaya dan Desa Bumi Restu, sekitar 300 meter dari permukiman warga dan tidak terdapat CCTV.Saat ini jasad korban berada di kamar jenazah RSUD Mayjen HM Ryacudu Kotabumi.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban, keberadaan orang tua, serta penyebab pasti kematian.Kasus ini masih didalami melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pemeriksaan medis lanjutan.
TULANG BAWANG (14/10/2026) - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tulang Bawang membekuk seorang bandar narkoba saat hendak bertransaksi di Jalan Poros, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (14/10/2026) siang.
Pelaku yang diamankan berinisial JN alias Jandi (50), warga Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.
Ia ditangkap bersama satu rekan yang berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Kasat Narkoba Polres Tulang Bawang, IPTU Jaelani mengatakan, penangkapan bermula saat kedua tersangka yang berboncengan sepeda motor diduga hendak melakukan transaksi dengan konsumen.
Petugas yang telah mengintai langsung melakukan penyergapan sebelum transaksi terjadi. Satu tersangka berhasil diamankan, sementara satu lainnya kabur."Dari tangan tersangka JN, kami berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 10,25 gram," ujar IPTU Jaelani.
Saat ini tersangka JN telah diamankan di Mapolres Tulang Bawang untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut guna memburu rekan yang kabur serta jaringan di atasnya.