BANJAR MARGO (6/10/2026) – Tragedi pembunuhan menimpa satu keluarga terdiri suami-istri dan anaknya di Kampung Purwajaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang, Senin 5 Oktober 2026 pukul 08.30 WIB. Terduga pelaku akhirnya tewas ditembak karena melawan polisi saat ditangkap.
SULISTIONO
Satu keluarga korban pembunuhan adalah suami-istri Rahmat, 69 tahun, dan Hasanah, 56 tahun, serta anaknya Devny Kishela Putri, 14 tahun. Jasad mereka ditemukan luka-luka dan bersimbah darah di dua kamar.
Aparat kepolisian datang dan melakuikan olah tempat kejadian perkara setelah mendapatkan laporan. Terduga pelaku pembunuhan berinisial AF, 35 tahun, tidak lain adalah adik kandung Hasanah.
Kepala Kampung Purwajaya Juanda menyampaikan tragedi pemnbunuhan satukeluarga diketahui pertama kali oleh anak korban yang rumahnya dekat lokasi. Sang anak curiga karena pintu rumah orangtuanya masih tertutup pada pukul 08.30 WIB. Begitu dicek, kedua orangtua serta adiknya tewas tergeletak di kamar masing-masing.
Juanda menuturkan terduga pelaku pembunuhan adalah adik kandung Hasanah, seorang pengidap gangguan kejiwaan. Tersangka pernah mengancam hendak membunuh keluarga korban. Pamong desa bersama Polsek Banjar Margo sempat mengamankan pelaku dan mengantarnya berobat ke Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa.
Kapolsek Banjar Margo AKP Irwansyah membenarkan penemuan tiga korban pembunuhan dengan terduga pelaku AF, 35 tahun. Pelaku diketahui adik korban Hasanah. Motif pembunuhan adalah pelaku mengidap gangguan jiwa dan beberapa bulan sebelumnya memang sudah mengancam hendak menghabisi para korban.
Setelah melakukan pembunuhan keji dengan senjata tajam dan linggis, pelaku sempat melarikan diri ke arah Lampung Timur. Namun, pelarian pelaku berakhir karena tewas ditembak polisi di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur. Pelaku nekat menyerang polisi dengan senjata tajam saat ditangkap.
Hasil pemeriksaan forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, polisi menemukan indikasi tindak kekerasan seksual terhadap korban berusia 14 tahun. Kedokteran forensik masih mendalami tindakan tersebut dilakukan sebelum atau sesudah korban tewas.





