Abdul Hamid, juru tulis Tiyuh Mekarsari Jaya, mengatakan bangunan Puskeswan itu milik Kecamatan setempat. Pernah ditunggui seorang mantri, tetapi dipindahkan ke luar Lampung. “Sejak itu tidak ada yang jaga lagi,” katanya.
Menurut Abdul Hamid, kantor kesehatan hewan itu didirikan di sana karena warga di sekitar desa dan kecamatan banyak yang beternak kambing dan sapi. “Hampir 50 persen warga beternak dan membutuhkan penyuluhan dan pengobatan,” katanya.
Apalagi, semakin lama tanpa penghuni, bangunan menjadi tampak mubazir. Halaman penuh ilalang. Peralatan di dalam sudah lengkap, “tetapi lama-lama bisa rusak,” kata Abdul Hamid.
ALIYUDIN DAN ENDANG LESTARI
0 comments:
Posting Komentar