Namun, ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, Rabu pagi, 24 April 2019. Penyebabnya diduga karena kelelahan.
Ketua KPPS Kecamatan Tanjungraya Yopi Kusnadi membenarkan ada anggotanya meningal dunia. Nurhadi saat rapat memberitahu rekannya bahwa dirinya lemas, jantung berdebar, dan kerap berkeringat dingin.
"Anggota KPPS kecamatan sudah memberikan saran agar almarhum berobat ke puskes atau rumah sakit. Tapi, Nurhadi masih memaksakan diri dan mengandalkan obat warung. Kemudian ia istirahat untuk memulihkan tenaga," katanya.
Ia mengatakan, pada malam hari Nurhadi kembali mengeluhkan dadanya sesak dan sulit bernafas. Kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. "Tapi, pada pagi harinya nyawa Nurhadi tidak tertolong, tepatnya pukul 9.00 WIB," ujar dia.
SUPRIYONO
0 comments:
Posting Komentar