Rapat dipimpin Ketua DPRD Wiyadi, dihadiri 38 anggotanya. Saat rapat dibuka, sejumlah anggota dewan meminta menskors rapat untuk menunggu kehadiran Wali Kota Herman HN.
Namun, setelah diskors pun tak ada pejabat yang datang. Wiyadi akhirnya menutup rapat dan mengagendakannya setelah ada rapat badan musyawarah. "Rapat ditutup dan menunggu keputusan rapat banmus," ujarnya.
Usai rapat, Wiyadi mengaku tidak tahu alasan ketidakhadiran wali kota maupun pejabat lainnya. "Silakan tanya kepada yang bersangkutan alasannya, kami hanya mengurus di sini," kata dia.
Anggota DPRD Bandarlampung Sukri mengaku kecewa, padahal dia selalu mengikuti setiap rapat. "Ini kan untuk kepentingan rakyat, kenapa sampai tidak hadir?," ujarnya.
JUHARSA ISKANDAR
0 comments:
Posting Komentar