Rita, seorang pemudik dari Lampung ke Jakarta, mengatakan mereka juga dipermainkan antara naik kapal esekutif dengan kapal biasa. Ia memilih jenis penyeberangan yang lebih mahal karena sedang hamil dan membawa anak. Namun, setelah menunggu sejam, ia diminta ke kapal biasa.
Saat itu, pintu masuk ke kapal juga cuma dilayani seorang petugas dan satu gate. Pemudik yang masih ramai dari Lampung ke Jakarta pun disuruh antre. “Yang lain lagi istirahat,” ujar seorang petugas, beralasan.
AZIZI
0 comments:
Posting Komentar