Dengan membuka kaca, Jokowi duduk di belakang, mengamati kawasan, yang juga berdekatan dengan Kawasan Kotabaru, yang pernah disebut-sebut TikToker Bima sebagai rencana pembangunan Ibu Kota Lampung yang mangkrak, padahal sudah menghabiskan ratusan miliar rupiah.
Jokowi sempat hendak berhenti,dan paspampres sudah membukakan pintu. Namun, karena persis berada di kubangan, warga berteriak untuk menyebut di sana ada air. Mereka juga meminta maaf kepada Presiden, datang ke Lampung melewati jalan jelek dan rusak.
Diteriakkan warga yang meminta maaf, Jokowi membalas dengan senyum. Ia melambaikan tangan dan dalam jarak beberapa meter, melempar hadiah kepada warga yang berdiri di pinggir jalan.
Sejumlah warga, mulai dari pelajar dan emak-emak, berdiri menunggu Jokowi di antara jalan yang tergenang air atau berkubang. Mereka setia menunggu di sana, karena sesekali Presiden juga melemparkan paket kepada mereka.
Di belakangan iringan Presiden, ratusan sepeda motor dan kendaraan pribadi menyusul, juga kesusahan melewati jalan digenangi air dan penuh kubangan di sana.
Setelah menelusuri Desa Margo Lestari, Jokowi dan rombongan memutar arah, kembali ke jalan Terusan Ryacudu.
Jokowi mengunjungi Kawasan Kotabaru yang marak sekitar pukul 09.35, sejam setelah mengunjungi Pasar Natar, yang berada di Jalan Lintas Sumatera.
Usai mengunjungi Pasar Natar dan memberikan hadiah di sana, Jokowi mengakui datang ke Lampung untuk melihat seberapa parah rusaknya jalan-jalan di Lampung, dan apakah sesuai dengan video-video yang viral.
Presiden menyebut ia sengaja meninjau infrasruktur karena biaya logistik tergantung pada baik atau buruk jalan.
Jokowi menyebut jika Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tidak mampu, ia meminta Kementerian PUPR mengambil alih, untuk memperbaiki jalan yang rusak.
DANDI SUCIPTO
0 comments:
Posting Komentar