Hingga Rabu, 6 November 2024, secara kasatmata, satu titik di jembatan itu retak dengan radius satu meter. Namun di bagian bawahnya tinggal menunggu aspal jatuh ke sungai.
Jembatan Way Abung dibangun pada tiga puluh tahun lalu dan memiliki panjang kurang lebih 50 meter, dengan lebar 8 meter. Pernah diperbaiki pada Tahun 2023 yang lalu.
Andi Wijaya, warga sekitar, menyebut truk kelebihan tonase, terutama angkutan batubara, ikut menyumbang cepatnya jembatan tersebut ambrol kembali. Ia juga mempertanyakan pengerjaan pada tahun lalu.
Rohim, seorang sopir, mengatakan, antrean mulai sering terjadi di sekitar jembatan, karena hanya bisa dilalui satu arah. Namun, ia lebih khawatir jika titik ambrol meluas.
Kasat Lantas Polres Lampung Utara, Iptu Joni Carther, Rabu 6 November 2024, meminta pengendara kendaraan jenis apa pun lebih berhati-hati melintasi jembatan.
ADI SUSANTO
Posting Komentar